Lagi, Dua Warga Cisurupan Garut Positif Covid-19

Lagi, Dua Warga Cisurupan Garut Positif Covid-19
istimewa

INILAH, Garut-Setelah sebelumnya dua warganya dikonfirmasi positif Covid-19, kini sebanyak dua warga asal Kecamatan Cisurupan terkonfirmasi positif Covid-19.

Keduanya, yakni seorang perempuan berusia 37 tahun (KC-41), dan seorang laki-laki berusia 11 tahun (KC-42).

Dengan demikian, hingga kini, jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Cisurupan bertambah menjadi sebanyak empat kasus. Jumlah tersebut menyamai jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Leuwigoong, dan Kecamatan Bayongbong. 

Satu kasus positif Covid-19 di Kecamatan Cisurupan sebelumnya, yakni seorang laki-laki berusia 26 tahun (KC-11) dinyatakan sembuh, dan kasus lainnya seorang laki-laki berusia 57 (KC-33) masih dirawat di RSU dr Slamet Garut.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita, dengan bertambahnya dua kasus positif di Kecamatan Cisurupan, kini jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah menjadi sebanyak 42 kasus. Sebanyak sembilan orang di antaranya dirawat di RSU dr Slamet Garut, satu orang isolasi mandiri, 29 orang dinyatakan sembuh, dan tiga orang lainnya meninggal dunia.

Yeni tak memberi penjelasan mengenai riwayat kegiatan menyangkut dugaan hingga kedua warga Cisurupan tersebut terpapar Covid-19. 

Dia hanya menyebutkan, Tim Sub Divisi Pencegahan telah melakukan skrining Covid-19 terhadap sebanyak 193 orang di Kecamatan Tarogong Kaler dan Kecamatan Tarogong Kidul sebagai upaya deteksi dini untuk memutus rantai penularan Covid-19; 

"Tim juga telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-39 dan KC-40 di Kecamatan Tarogong Kaler," ujarnya. 

Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut sendiri berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut hingga 6 Agustus 2020 pukul 18.30 WIB tercatat sebanyak 5.316 kasus dengan 38 kematian. Hal itu terdiri selain 42 kasus positif Covid-19, kasus lainnya yakni sebanyak 2.384 kasus kontak erat dengan sebanyak 134 orang di antaranya isolasi mandiri serta 2.250 orang lainnya discarded/selesai pemantauan: dan sebanyak 2.890 kasus suspek dengan 19 orang di antaranya isolasi mandiri serta seorang dirawat, dan 2.835 orang lainnya discarded.(zainulmukhtar)