Ini Alasan Persib Gelar Latihan Secara Tertutup

Ini Alasan Persib Gelar Latihan Secara Tertutup
Direktur PT PBB Teddy Tjahjono.

INILAH, Bandung - Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono membeberkan secara rinci mengenai aturan yang diterapkan saat timnya menjalani latihan bersama. 

Menurut Teddy, latihan bersama yang akan dimulai Senin (10/8/2020) digelar secara tertutup. Baik untuk penonton atau Bobotoh hingga media. 

Teddy beralasan, penutupan akses itu terpaksa dilakukan bertujuan untuk memutus penyebaran virus Corona (Covid-19). Terbukti, sebelum latihan digelar, timnya diharuskan menjalani swab test PCR. 

"PSSI sudah mengeluarkan protol kesehatan bahwa ada pembatasan dalam tim, termasuk tanpa penonton dan media yang meliput. Itu kan dibatasi. Kita paham itu dan kita ingin mengurangi risiko penularan Covid-19, sehingga sudah pasti kita melakukan pembatasan (termasuk di latihan) supaya tim itu aman, steril, karena mereka akan berkompetisi nanti," jelas Teddy saat dihubungi. 

Selama ini, kata Teddy antusias Bobotoh untuk menyaksikan timnya latihan cukup tinggi. Terlebih para Bobotoh ini berkeinginan untuk berswafoto dengan para pemain idolanya. 

"Media juga kita batasi, bukan untuk tidak mendapatkan akses ya, kita tetap memberikan akses dalam bentuk interview via zoom dan video. Tapi dalam seminggu sekali kita berikan waktu bagi media untuk bisa benar-benar melakukan wawancara langsung. Tapi tidak seperti biasa di lapangan, tapi kita sediakan di mixed zone," bebernya. 

Teddy meminta pengertiannya atas keputusan yang diberikan. Sebab tujuan dari aturan ini hanya untuk menghentikan penyebaran Covid-19. 

"Kita tidak mau satu pemain terinfeksi hingga semua harus di karantina. Jadi untuk kebaikan Persib sendiri, tim kesayangan kita semua. Supaya dengan adanya kompetisi mereka sudah harus siap untuk bertanding," tutup Teddy.(Muhammad Ginanjar)