Polda Jabar Bantu Ungkap Kasus Dugaan Penyerangan Kantor DPD Golkar Indramayu

Polda Jabar Bantu Ungkap Kasus Dugaan Penyerangan Kantor DPD Golkar Indramayu

INILAH, Bandung - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar turut membantu penyelidikan kasus dugaan perusakan Kantor DPD Golkar Indramayu pada Jumat (24/7/2020) lalu.

"Kasusu itu masih didalami Polres Indramayu, Polda sifatnya back-up penyelidikan," ucap Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol CH Patopoy saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2020).

Dia menjelaskan, sejauh ini belum ada penetapan tersangka pada kasus tersebut. Meski begitu, Satreskrim Polres Indramayu sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi.

"Belum ada penetapan tersangka," pungkasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, kasus tersebut bermula saat adanya bentrokan antara dua ormas sayap partai berlambang pohon beringin itu. Diduga, bentrokan ditengarai karena adanya perbedaan dukungan hasil Musyawarah Daerah X PG.

Ormas Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) mengklaim hasil Musda X yang menghasilkan ketua terpilih Syaefudin adalah sah. Namun, ormas Pemuda Pancasila (PP) beranggapan bahwa Musda X yang dilaksanakan baru lalu ilegal karena tidak direstui DPD PG Jawa Barat.

Hingga kini, Kepolisian Resort (Polres) Indramayu baru memeriksa enam orang saksi atas kasus tersebut. Kasus ini pun masih dalam proses penyelidikan. (Ridwan Abdul Malik)