Disodorkan Duit Rp200 Ribu, Satpol PP: Ini Masalah Kedisiplinan

Disodorkan Duit Rp200 Ribu, Satpol PP: Ini Masalah Kedisiplinan
istimewa

INILAH, Bogor-Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho menolak ketika disodorkan uang Rp200 ribu oleh seorang ibu berinisial A. Ibu tersebut kepergok membuang sampah sembarangan di Jembatan yang menghubungkan wilayah Bojonggede dengan Cibinong.

Kepada Ibu tersebut Agus menyatakan hal ini bukan masalah sanksi denda, tetapi kedisiplinan masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

"Kami tadi meminta agar ibu tersebut merelakan sementara E-KTPnya kami tahan agar ia hadir saat sidang tindak pidana ringan (Tipiring), kalau mengenai uang Rp 200 ribu kami serahkan lagi karena walaupun nanti ada sanksi denda, masyarakat yang melakukan pelanggaran membayarnya ke petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor," tutur Agus, Jumat (7/8/2020).

Seorang ibu berinisial A  warga Kampung Manggis, Desa Bojongbaru, Bojonggede tak terima saat kepergok membuang sampah di Jembatan yang menghubungkan wilayah Bojonggede dengan Cibinong itu.

Ketika dimintai E-KTPnya oleh petugas, wanita kelahiran Kediri, Jawa Timur ini menyerahkan data kependudukannya sambil berujar silahkan catat karena saya tidak salah.

"Kalau mau lihat dan cata E-KTP saya silahkan karena saya tidak salah, kalau mau duit seberapa gede sih saya tidak masalah yang penting urusan cepet selesai karena saya mau pulang kampung ke Jawa karena ada saudara saya meninggal dunia," paparnya sambil menawarkan uang Rp  200 ribu.

Dia menerangkan bahwa dirinya tau ada plang larangan membuang sampah sembarangan di Jembatan PDAM, namun karena banyak yang membuang sampah dan adanya truk sampah yang mengangkutnya, maka ia pun ikut-ikutan membuang sampah sembarangan di jembatan tersebut.

"Saya tau ada plang larangan membuang sampah sembarangan, tapi banyak yang buang dan ada petugas Pemda Kabupaten Bogor yang mengangkut sampahnya," terangnya.(Reza Zurifwan)