Covid-19 Klaster Keluarga dan perkantoran Meningkat di Bogor

Covid-19 Klaster Keluarga dan perkantoran Meningkat di Bogor
ilustrasi

INILAH, Bogor-Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjelaskan, saat ini terjadi peningkatan kasus klaster keluarga, perkantoran dan imported cases atau penularan dari luar kota.

 

"Angkanya cukup tinggi berada pada 34 persen," singkatnya, Jumat (7/8/2020).

 

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir di Kota Bogor mengatakan, alat PCR saat ini dalam proses pengajuan perizinan. Ilham menguraikan, Pemprov Jabar akan melakukan penilaian kelayakan PCR itu.

 

Bila layak, Ilaham menjelaskan, RSUD Kota Bogor dapat segera mengoperasikan alat tersebut. Sembari menunggu proses perizinan, Ilham menjelaskan, pihaknya terlebih dahulu meresmikan Laboratorium PCR di RSUD. Peresmian itu, akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun RSUD Kota Bogor yang jatuh pada 7 Agustus 2020.

 

"Mudah-mudahan secepatnya dapat beroperasi. Karena (PCR) ini kebutuhan," jelasnya.

 

Ilham menjelaskan, PCR itu mampu mempercepat uji spesimen Covid-19 di Kota Bogor yang sedang mengalami peningkatan kasus positif Covid-19. Sebab, secara kapasitas, PCR tersebut dapat memeriksa sebanyak 300 sampel per hari.

 

"Satu alat 98 sampel kali tiga. Jadi sehari itu bisa 200-300 sampel. Ya, sangat mempercepat uji," pungkasnya. (Rizky Mauludi)