Sarbumusi Desak Pemerintah Segera Pulangkan Jenazah Pekerja Migran Asal Brebes

Sarbumusi Desak Pemerintah Segera Pulangkan Jenazah Pekerja Migran Asal Brebes

INILAHkoran,- Pengurus DPC Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI) Kabupaten Brebes mendapatkan pengaduan dari warga Brebes yang melaporkan bahwa keluarganya yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Mexico, meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas saat berangkat kerja.

Identitas korban bernama Ibu Sania (49 tahun), asal Desa Rancawuluh Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sebagai berikut :

Nama lengkap        : SANIA
Kewarganegaraan   : Indonesia
Tanggal Lahir          : 21 September 1971
Nama paspor         : E. 989337
Nomor registrasi     : 1A1AJZ3475 CRTZ
Alamat Kerja          : Nien Hsing internasional Victoria sa de
CV Carretera a soto la Marina KM 5 Parque industrial Santander   
Cd. Victoria, Tamaulipas, CP 87130 MEXICO.

Pihak keluarga korban, Agus Salim (32 tahun) melaporkan bahwa pada tanggal 29 Juli 2020, Ibu Sania naik Van jemputan lewat jalan raya ke lokasi Pabrik di Ciudad de Victoria, Tamaulipass, Mexico.  Sekitar jam 14.00 waktu Mexico, sebuah pick up dari jalur berlawanan kehilangan kendali karena jalan basah dan mengebut, lalu menabrak Van yang melaju normal. Kedua kendaraan rusak parah, 3 orang di Van meninggal termasuk Ibu Sania dan 2 luka, sedangkan supir pick up mengalami luka berat.

Merespon pengaduan ini, Pengurus DPC SARBUMUSI Brebes melakukan koordinasi dengan DPP K-SARBUMUSI untuk mengambil langkah-langkah dalam penanganan PMI Brebes yang meninggal di Mexico tersebut.

DPC SARBUMUSI Brebes bersama dengan DPP K-SARBUMUSI membentuk tim penanganan kasus ini dan akan mengupayakan pemulangan jenazah korban hingga tiba di rumah ahli waris di Desa Rancawuluh, Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Tim penanganan kasus ini mendesak kepada Pemerintah RI, atas permintaan ahli waris korban agar jenazah dapat dipulangkan ke tanah air dengan biaya yang ditanggung oleh Perusahaan tempat almarhumah bekerja. Upaya yang dilakukan oleh Tim dengan melakukan komunikasi dengan :

1.Direktorat PPTKLN Kemnaker RI
2.Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia, Kemenlu RI
3.Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (disingkat BP2MI)
4.Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Mexico

Hasil dari komunikasi tersebut Pemerintah berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi WNI yang ada di Mexico dan akan mengawal hak-hak yang harus diterima oleh keluarga korban. Hasil dari kerja keras tim menghasilkan :

1.Perusahan tempat bekerja almarhumah, menanggung seluruh biaya pemulangan jenazah sampai di Indonesia yang akan diantarkan sampai ke rumah almarhumah atau ahli warisnya.
2.Pemerintah Ri melalui KBRI, BP2MI, Kemenlu RI dan Kemenaker RI akan mengawal, hak-hak almarhumah akan diterima sebagaimana ketentuan yang berlaku.

SARBUMUSI memberikan apresiasi kepada Pemerintah RI, melalui Kementerian dan Lembaga terkait yang sudah berupaya maksimal dalam proses pemulangan jenazah almarhumah dan akan terus mengawal hak-hak yang harus diterima oleh almarhumah melalui ahli warisnya.

Adapun perkembangan dalam penanganan jenazah, saat ini (05 Agustus 2020), jenazah alamarhumah masih dalam penanganan di Mexico untuk dilakukan autopsi dan pengurusan dokumen-dokumen yang diperlukan. SARBUMUSI sangat mengharapkan, jenazah almarhumah sampai di rumah ahli waris tidak lebih dari minggu ini. SARBUMUSI akan terus mengawal, sampai hak-hak PMI yang meninggal tersebut dipenuhi sesuai dengan peraturan yang berlaku.