Diskominfostandi Kota Bogor Matangkan Pemasangan WiFi di Setiap RW

Diskominfostandi  Kota Bogor Matangkan Pemasangan WiFi di Setiap RW

INILAH, Bogor - Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bogor terus mematangkan rencana pemasangan wifi untuk pelajar mengakses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kepala Diskominfostandi Kota Bogor, Rahmat Hidayat mengatakan, terobosan ini dilakukan menindaklanjuti hasil rapat dengan Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor mengenai PJJ. "Dari hasil rapat tersebut direncanakan akan dilakukan pemasakan Wifi publik di kelurahan dan setiap RW sebanyak 797. Masing-masing ada plus dan minus,  kalau di kelurahan, semua sudah tersedia jaringan bandwidth milik Kominfo, hanya saja dikhawatirkan terjadi tempat kerumunan baru harus diatur," ungkap Rahmat kepada INILAH pada Minggu (9/8/2020).

Rahmat melanjutkan, rencana pemaaangan WiFi publik di setiap RW saat ini sedang dimatangkan di Bappeda dan dirapatkan dengan bagian pemerintahan, Disdik dan BPKAD. Untuk sumber anggaran, bahwa pendanaannya masih dalam tahap menerima masukan dari DPRD Kota Bogor dan stekholder.

"Soal sumber pendanaan, ada ide menggunakan dana BTT dimana kelebihannya dana ini tersedia dan kemudian sistem pengadaannya lebih simpel. Hanya, permasalahan dana BTT apakah bidang pendidikan ini termasuk yang termasuk bisa menggunakan dana BTT karena selama ini dikenal ada tiga yakni jaringan pengaman sosial, kesehatan dan ekonomi," terangnya.

Rahmat menambahkan, tetapi jika tidak menggunakan dana BTT ada beberapa opsi penggunaan anggaran diantaranya menggunakan dana DPA atau kelurahan ataupun dana RW siaga. "Ini juga masih kami diskusikan, hanya memang harapannya satu bulan ini ada proses pengambilan keputusan untuk kontruksi pemasangan peralatan segala macam, kemudian awal bulan depan atau September 2020 sudah bisa digunakan selama empat bulan kedepan," terangnya.

Sementara itu, sebelumnya Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku, banyak menerima keluhan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kuota. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 banyak warga yang terdampak secara ekonomi.

"Kami akan kerjasama untuk buat agar keluarga yang punya persoalan akses internet dipecahkan masalahnya," tutur Bima.

Bima juga mengatakan, telah meminta Diskominfostandi Kota Bogor untuk menyiapkan kebutuhan dan pengadaan secara secara teknisnya. Bima menyebut, wifi itu dapat menambal kekurangan yang belum dilakukan pemerintah pusat. "Kami akan lakukan apa yang belum pusat lakukan untuk PJJ, yaitu memastikan infrastruktur Information Technology (IT) cukup di Kota Bogor," jelas Bima. (rizki mauludi)