Kasus Covid di Kabupaten Cirebon Meningkat Setelah Penerapan AKB

Kasus Covid di Kabupaten Cirebon Meningkat Setelah Penerapan AKB
Kadinkes Kabupaten Cirebon, Eny Suhaeni. (Antara Foto)

INILAH, Cirebon - Pasca memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKD) justru serangan covid-19 di Kabupaten Cirebon semakin meningkat.

Demikian dikatakan Kadinkes Kabupaten Cirebon, Eny Suhaeni kepada wartawan, Minggu (9/8/2020). Eny menyebutkan, saat ini jumlah total  kasus konfirmasi covid-19 ada 97 orang. Sedangkan terbaru, jumlah konfirmasi bergejala 27 orang, tanpa gejala 70 orang, perjalanan 23 orang kontak erat ada 38 orang.

"Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten tetap berkomitmen untuk terus melakukan pengendalian Covid-19 secara komprehensif. Ini kita mulai dari 
upaya penemuan sampai dengan pelayanan dan pemantauan di masyarakat," kata Eny.

Eny menjelaskan, jumlah pemeriksaan dengan metode PCR sudah dilakukan sebanyak 9.125 orang. Tercatat, ada 45 orang dinyatakan
positif. Sedangkan pemeriksaan rapid test sebanyak 2.542 sampel. Hasilnya,  5 orang diantaranya reaktif.  Untuk laju pertumbuhan kasus selama 44 hari memasuki AKB atau sejak tanggal 27 Juni sampai tanggal 9 Agustus 2020 adalah 2,20 dan angka positif rate sebanyak 0,49 persen. Sedang angka maksimal harus 5 persen.

"Sejak memasuki fase AKB, kami dari gugus tugas sudah memahami bahwa AKB bukan berarti tidak ada kasus. Justru kami sudah memperhitungkan bahwa AKB ada risiko peningkatan kasus. Jadi walaupun AKB, protokol kesehatan wajib dipatuhi," jelas Eny.

Munculnya Kluster Plered lanjut Eny, menjadi pelajaran bagi tim gugus tugas untuk merespon 
dengan cepat. Dalam waktu satu minggu, pihaknya sudah melakukan kontak tracing sebanyak 522 orang, atau rasio 1:20 orang.
saat ini muncul kasus baru sebanyak 19 orang. Mereka adalah 4 orang masyarakat, 5 orang kader Posyandu dan 4 ASN di 
lingkungan Pemkab Cirebon. Untuk ASN diantaranya, Dinkes 3 orang, BKAD
1 orang, serta 6 tenaga kesehatan Puskesmas 
sedong.

"Dinkes sebagai OPD yang memberikan layanan, potensi transmisi menjadi terbuka terutama dari pengunjung layanan masyarakat. Namun kami pastikan, tidak ada pertemuan dan kegiatan yang 
menimbulkan kerumunan di lingkungan Dinkes  tap kami akui masih ada interaksi personal dengan protocol kesehatan yang kurang ketat," ungkap Eny.

Sementara dari data tim gugus tugas percepatan Covid-19 Kabupaten Cirebon menyebutkan, Saat ini ada 51 orang kasus terkonfirmasi yang masih dalam Perawatan. Sedangkan 41 orang sudah selesai Isolasi. Ada juga 5 orang kasus konfirkasi yang meninggal dan 3 orang kasus konfirmasi baru. Sedang untuk kasus suspek, totalnya ada 305 orang, discarded 300 orang, suspek baru 1 orang dan suspek isolasi baru 1 orang.

Tim gugus tugas juga sudah memeriksa 453 kontak erat, 198 orang masih pemantauan dan yang sudah selesai berjumlah 225 orang. (maman suharman)