Besok RSUD Cimahi di-Lockdown Setelah 15 Karyawan Positif Covid-19

Besok RSUD Cimahi di-Lockdown Setelah 15 Karyawan Positif Covid-19
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Cimahi- Sebanyak 15 karyawan RSUD Cimahi dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab test. Pihak RSUD pun bakal menutup pelayanan sementara rumah sakit milik Pemkot CImahi tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, sebanyak 15 karyawan yang positif tersebut, mereka yang bertugas di instalasi gizi sebanyak delapan orang,  tiga orang perawat, satu bidan, dan dua orang  tenaga kebersihan (sudah sembuh) dan 1 petugas keamanan (sudah sembuh).

"Ada rencana me-lockdwon semuanya, akan tutup semua selama masa swab," kata Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna saat ditemui di Jalan Karya Bhakti, Senin (10/8/2020).
Saat ini yang sudah sditutup pelayanannya baru poliklinik dan rawat jalan. Namun untuk menekan penularan virus tersebut, rencananya selama pelaksanaan swab terhadap seluruh karyawannya semua pelayanan akan ditutup total.

Ia menjelaskan, para pegawai RSUD Cibabat yang sudah terkonfirmasi positif diduga tertular dari luar wilayah rumah sakit. Hal itu berdasarkan hasil tracing atau pelcakan yang dilakukan selama beberapa hari ini.

"Dari luar, yang pasti bukan dari dalam. Salah satunya dari kumpulan keluarga. Itu sangat kami sayangkan,"  ujarnya.

Plt Direktur Utama RSUD Cibabat, Reri Marliah menambahkan, mulai hari ini pihaknya sudah memulai untuk melakukan penutupan secara bertahap. Seperti tidak menerima pasien yang masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Jadi pasien yang masih di IGD dirujuk ke rumah sakit tipe C atau RS Dustira,"  katanya.
Untuk seluruh pasien yang masih menjalani perawatan di RSUD Cibabat, kata Reri, tetap akan dirawat hingga sembuh. Sementara untuk penutupan total, pihaknya masih menunggu instruksi Wali Kota Ajay.

"Mungkin mulai besok lockdown. Tidak ada pelayanan sama sekali. Kita sapu bersih supaya steril sampai hasil swab keluar. Swab mulai besok sampai Kamis,"  ujarnya. (Ahmad Sayuti)