Akhirnya, Pebasket Ini Lampaui Rekor Michael Jordan 

Akhirnya, Pebasket Ini Lampaui Rekor Michael Jordan 
istimewa

INILAH, Bandung-Luka Doncic bikin prestasi membanggakan. Pebasket asal Serbia ini melampaui sang legenda basket Michael Jordan.

Prestasi gemilang Doncic saat membantu Dallas Maverick menang 136-132 atas Milwaukee Bucks di Orlando, Florida, Sabtu (8/9/2020).

Doncic menjadi aktor penting lewat sumbangan 36 poin, 19 assist, dan 14 rebound. Itu adalah triple-double ke-17 nya di musim NBA 2019-20. 

Performa gemilang tersebut menghantarkan Doncic menjadi pemain termuda dalam sejarah NBA (21 tahun, 162 hari) yang memimpin triple-double dengan 35 poin, 15 assist, dan 10 rebound dalam satu pertandingan.

Dia sukses melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Michael Jordan (21 tahun, 332 hari) dan Oscar Robertson (22 tahun, 90 hari). Meski menorehkan prestasi fenomenal, Doncic mengaku tidak memiliki persiapan khusus dan hanya berusaha memberikan kemampuan terbaik ketika bertanding. 

“Saya merasa bugar dan hanya mencoba membuat keputusan yang tepat di lapangan. Kadang-kadang saya memutuskan melakukan tembakan dan terkadang saya tidak melakukannya,” kata Doncic dilansir sports.yahoo.com.

Torehan itu melengkapi pencapaian gemilang Doncic. Sebelumnya, berdasarkan ESPN Stats & Info, Doncic menjadi pemain Maverick pertama yang memiliki triple-double 30-poin/20-rebound/10-assist. Selain itu, dia menjadi pemain termuda dalam sejarah NBA - pada usia 21 tahun, 158 hari - untuk mencatat 30 poin, 20-rebound triple double.

Belum cukup sampai di situ, Doncic menjadi pemain ke-11 yang pernah mencatatkan 30 poin 20 rebound triple double di pertandingan dan sekaligus menjadi yang termuda dalam sejarah NBA (21 tahun, 158 hari) mengalahkan Oscar Robertson pada 1961 (23 tahun, 12 hari). 

Pujian datang dari pelatih Maverick, Rick Carlisle. Dia mengatakan bahwa dalam usia yang masih tergolong muda, Doncic memiliki kematangan dan ketenangan yang luar biasa sehingga membuatnya menjadi pebasket komplet.

“Dia menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, dari hari ke hari. Saya sangat terkesan dengan kepemimpinannya sepanjang pertandingan. Dia mempertahankan sikap tenang yang nyata. Membuat rekan-rekannya semangat bermain meski kerap memasuki periode sulit,” beber Carlisle.