Website Desaku, Strategi Purwakarta Gaungkan Produk Unggulan di Pedesaan

Website Desaku, Strategi Purwakarta Gaungkan Produk Unggulan di Pedesaan
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta, Ida Siti Hamidah. (asep mulyana)

INILAH, Purwakarta - Pemkab Purwakarta melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat terus berinovasi. Salah satu inovasinya, meluncurkan program ‘Desa Cerdas’. Dalam program tersebut, setiap desa didorong untuk menyesuaikan diri dengan percepatan teknologi komunikasi masa kini‎.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta, Ida Siti Hamidah menuturkan, sejauh ini pihaknya berupaya mendorong supaya wilayah pedesaan bisa menjadi wilayah berbasis teknologi dan informasi. Karena, menurutnya, memang sudah seharusnya di era digital seperti sekarang ini, wilayah desa itu ‘melek’ internet.

“Tujuan dari program tersebut, tak lain supaya segala sesuatu tentang keunggulan dan produktivitas masyarakat desa bisa dilihat oleh masyarakat luas melalui dunia maya. Sehingga, ‎produk-produk unggulannya dipublikasikan melalui dunia maya,” ujar Ida kepada INILAH, Senin (10/8/2020).

Sejauh ini, kata dia, pemkab Purwakarta juga telah mulai menjadikan teknologi Informasi sebagai media dalam memberikan pelayanan bagi warganya. Selain mendorong desa cerdas, saat ini pun jajaran di dinasnya kembali menggagas terobosan baru, yakni sistem informasi berupa website yang dibuat khusus untuk desa.

“Saat ini, kami siapkan website Desaku. Layanan berbasis digital ini diperuntukkan bagi seluruh desa yang ada di Kabupaten Purwakarta. Ini menjadi jendela desa untuk mengembangkan peluang melalui digitalisasi,” jelas dia.

Website Desaku ini difokuskan bagi desa untuk mengenalkan produk unggulan desa melalui dunia maya, termasuk di antaranya untuk meningkatkan informasi tentang desa. Namun, yang lebih penting adalah membuka peluang peningkatan perekonomian masyarakat desa.

Ida menambahkan, dari pantauannya hampir sebagian besar daerah yang telah memiliki website desa, itu hanya menyajikan fitur informasi desa saja. Namun untuk di Purwakarta, website khusus Desaku ini dibuat berbeda, lebih memperhatikan bagaimana aspek kemanfaatannya bagi desa itu sendiri.

“Dalam website Desaku, kami juga menyediakan lapak online atau e-commerce. Supaya, masyarakat dapat dengan mudah memasarkan hasil produknya. Adapun untuk pengelolaan lapak online di laman tersebut, tanggung jawabnya ada di Bumdes masing-masing.

Dalam hal ini, pihaknya berpesan, berkembangnya website Desaku ini sangat bergantung pada keaktifan admin atau operator desa dalam mengelolanya dengan selalu meng-update informasi, serta kontennya. Karena, biar bagaimanapun Desaku ini membutuhkan strategi-strategi pemasaran yang baik dan benar.

“Tingkatkan strategi pemasaran semenarik mungkin, agar produk yang dipasarkan dapat dengan mudah dikenal dan tersebar banyak orang serta menarik minat masyarakat untuk berbelanja di lapak online website Desaku ini. Ke depannya, website Desaku ini bisa meningkatkan layanan dan tata kelola pemerintahan desa yang dapat dirasakan langsung oleh warga desa,” pungkasnya. (asep mulyana)