Update Covid-19 Jawa Barat 10 Agustus 2020

Update Covid-19 Jawa Barat 10 Agustus 2020
istimewa

INILAH, Bandung- Pusat Informasi dan Koordinasi (Pikobar) Covid-19 Jawa Barat telah merilis update mengenai Covid-19 di Jawa Barat. 

Dikutip dari laman https://pikobar.jabarprov.go.id/  jumlah positif covid-19 bertambah 33 orang. Sementara jumlah pasien sembuh 27 orang. berikut datanya.

1.    Terkonfirmasi di Jawa Barat: 7.599 orang (+33)
Meninggal        : 228 orang (+0)
Sembuh        : 4.444 orang (+27)
Positif Aktif     : 2.927 orang (+6) 
(Data Pikobar 10 Agustus 2020, pukul 17.30 wib) 
https://pikobar.jabarprov.go.id/ 


2.    Jumlah tes Covid-19 di Jawa Barat: 458.375
RDT: 279.079
PCR: 179.296
(Data Pikobar 10 Agustus 2020, Pukul 17.30 wib)


3.    Kota Bekasi terbanyak kasus positif. Data Pikobar per Senin (10/8/20), Kota Bekasi menjadi daerah terbanyak kasus positif COVID-19 di Jabar mencapai 674 kasus aktif. Jumlahnya melampaui kasus positif di Kota Depok yang saat ini ada di zona merah dengan 386 kasus aktif.

4. Kasus positif COVID-19 seorang staf di Kantor Cabang Dinas Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Cianjur telah ditindaklanjuti dengan isolasi mandiri 36 pegawai kantor tersebut. Kejadian ini bagaimanapun tidak mengganggu rencana KBM tatap muka di beberapa SMA/SMK yang tetap dilaksanakan sesuai dengan protokol Covid-19.
  
5.    Virus tidak mengenal diskriminasi. Kita seharusnya juga tidak. Tutup kemungkinan terinfeksi virus dan buka hatimu. Berhati-hatilah saat berbicara dan bersikap, tunjukkan rasa belas kasih kepada semua orang. Semuanya tergantung kita untuk menunjukkan sisi terbaik dari kemanusiaan.   


6.    Pendaftaran jadi relawan uji klinis ke Clinical Research Unit Dept Ilmu Kesehatan Anak, Lantai 1 RSUP Hasan Sadikin. Kontak: telepon 022-2034471 dan Whatsapp 08112214235.


7.    Syarat menjadi relawan uji klinis vaksin COVID-19:
-    Berusia 18-59 tahun
-    Bebas kelainan kesehatan dan penyakit kronis (jantung, ginjal, hati, darah tinggi, diabetes, epilepsi)
-    Bukan perempuan hamil dan menyusui 
-    Tidak ada riwayat kontak dengan pasien positif COVID-19 14 hari terakhir  
-    Domisili Bandung hingga penelitian usai