BKKBN dan Fatayat NU Jabar Kembangkan Sekolah Pranikah

BKKBN dan Fatayat NU Jabar Kembangkan Sekolah Pranikah
BKKBN dan Fatayat NU Jabar Kembangkan Sekolah Pranikah

INILAH, Bandung,- Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKBN) Perwakilan Jawa Barat bersama Fatayat NU Jabar sepakat kolaborasi dengan menggulirkan program Sekolah Pranikah. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan kerjasama tersebut, Minggu (9/8)

Dalam kerjasama tersebut, setidaknya ada lima hal yang akan dikembangkan bersama meliputi program Sekolah Pra Nikah, Program 1000 Hari Pertama Kehidupan, Pelayanan KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang), Informasi Data Keluarga, Pengembangan dan Pelatihan Komunikasi Orang Tua dan Anak serta serangkaian kerjasama lainnya.

Kepala BKKBN Jawa Barat, Kusmana mengungkapkan, ada lima kesepakatan bersama antara PW Fatayat Jabar dengan BKKBN Jawa Barat meliputi program sekolah pra nikah, program 1000 hari pertama kehidupan, pelayanan KB MKJP dan Informasi data keluarga, pengembangan dan pelatihan kepada orangtua terkait komunikasi efektif dengan remaja.

Menurut Uung, sapaan akrabnya Kusmana, setelah ditandangani kesepakatan bersama ini diharapkan semangat 21-25 keren dan PUP usia ideal terealisasi di seluruh Jawa Barat."Selain itu, dalam rangka menyiapkan remaja menghadapi kehidupan berkeluarga agar terencana serta memiliki visi dan misi dalam menjalankan bahtera rumah tangga," tambahnya.

Senada diungkapkan Koordinator Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga, Elma Apriyanti. Menurutnya, adanya sekolah atau konseling pra nikah ini tentu akan memberikan banyak dampak positif. Khususnya menurut Elma kaitan dengan pencegahan stunting sebagai akibat usia kawin muda dan pengetahuan terbatas terkait pengasuhan selama kehamilan.

Dikatakan Elma, nota kesepahaman ini berlaku dalam jangka waktu tiga Tahun dan diharapkan dapat mewujudkan Jawa Barat juara lahir dan batin seperti yang digelorakan Pemprov Jabar.

Sementara itu, Ketua Fatayat PWNU Jawa Barat, Hirni mengatakan, PW Fatayat Jabar siap berkolaborasi dengan semua pihak dan siap bekeja untuk menjadi magnet perubahan, dan perbaikan di segment perempuan.

Hirni menambahkan, Fatayat NU Jabar pun membidik untuk memperkuat kerjasama dengan mendukung salah satunya Program Bangga Kencana milik BKKBN terutama dalam mengembangkan konsep konseling pranikah, melalui Sekolah Pranikah.

Penandatangan MoU dihadiri langsung Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Kusmana yang akrab disapa Ayah Uung dan didampingi oleh Koordinator Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga.

Rangkain kegiatan diselenggarakan juga secara virtual melalui aplikasi Zoom dengan dihadari istri ubernur Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil, erta seluruh pengurus Fatayat NU di 27 Kota Kabupaten se Jawa Barat. Selain itu disiarkan pula di kanal Youtube Live Steaming untuk disaksikan langsung khalayak umum.

Hadir pula dalam acara Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah sebagai keynote speaker. Ida mengajak semua yang hadir untuk mengakselerasi sumber daya manusia melalui kegiatan yang disediakan pemerintah terutama di masa pandemi covid-19.

Ida menyebut Kementerian Ketenagakerjaan juga memiliki sejumlah program seperti Program Pra Kerja, Inkubasi Bisnis Outwalk (IBO), Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dan ada dua Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja yang pusatnya di Bandung serta banyak program yang memberdayakan perempuan.*