Bantu KBM Online, Purwakarta Siagakan Mobil Internet di Pedesaan

Bantu KBM Online, Purwakarta Siagakan Mobil Internet di Pedesaan
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta - Pada pertengahan tahun lalu, Pemkab Purwakarta menyiapkan sebuah armada khusus sebagai penyedia jaringan internet gratis bagi masyarkat. Alasan diluncurkannya fasilitas internet berjalan ini, diharapkan bisa membantu masyarakat akan kebutuhan internet terutama untuk wilayah yang akses internetnya belum memadai.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menuturkan, di masa pandemi Covid-19 ini operasional armada penyedia jaringan internet gratis ini akan dimaksimalkan. Salah satunya, untuk membatu kebutuhan internet bagi para pelajar yang sampai saat ini masih melakukan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan sistem online.

“Mobil internet tersebut, saat ini kami siagakan secara maksimal. Salah satunya, untuk membantu para pelajar di wilayah pedesaan yang belum tersentuh jaringan internet yang memadai,” ujar Anne dalam rilis yang diterima INILAH, Selasa (11/8/2020).

Anne tak menampik, di wilayahnya ada beberapa lokasi yang belum tersentuk akses internet yang memadai. Misalnya, beberapa desa di Kecamatan Maniis, Tegalwaru, dan Sukasari. Atas dasar itu, pihaknya telah mengintruksikan dinas terkait untuk menyiagakan fasilitas internet mobile ini di wilayah-wilayah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta Siti Ida Hamidah menambahkan, untuk saat ini pihaknya baru memiliki satu unit armada internet berjalan tersebut. Sehingga, untuk sementara, saat ini armada tersebut dipakai bergantian di sejumlah titik yang belum memiliki jaringan internet memadai tersebut.

“Setiap hari, armada ini keliling bergantian ke wilayah-wilayah yang tak memiliki akses jaringan internet memadai. Dengan layanan ini, diharapkan bisa membantu para pelajar yang tengah melaksankan KBM secara online,” ujar Ida.

Ida menjelaskan, sejak diluncurkan, layanan armada internet berjalan ini terus mobile ke sejumlah wilayah yang kesulitan mengakses internet. Karena, pihaknya menyadari saat ini kebutuhan internet masyarakat cenderung tinggi. Makanya, untuk wilayah-wilayah yang blank spot dibantu dengan kendaraan ini.

Adapun fasilitas yang ada di dalam mobil tersebut juga cukup lengkap. Yakni, terdapat televisi, laptop, tenda, HT Portable, genset dan modem. Selain kerap berkeliling dalam kegiatan gempungan di buruan urang lembur, mobil ini juga disiapkan untuk wilayah terdampak bencana.

Ida menambahkan, jangkauan dan kecepatan pada mobil Internet berjalan ini bisa dikatakan diatas rata-rata, apalagi konektivitasnya berbasis satelit. Artinya, kecepatan dan jangkauannya cukup mumpuni untuk membantu pelayanan akses internet masyarakat,” tambah dia.

Dia menyebutkan, pada 2018 lalu pihaknya telah meluncurkan program Desa Cerdas. Dalam program tersebut, setiap desa didorong untuk menyesuaikan diri dengan percepatan teknologi komunikasi masa kini‎.

Adapun upaya dari pemerintah melalui dinasnya, yakni dengan cara menyediakan pusat internet di setiap wilayah pedesaan yang tersebar di 17 kecamatan yang ada di wilayah itu. Dari data yang ada, sampai saat ini sudah ada sedikitnya 42 dari 183 desa yang ada telah memiliki pusat jaringan internet.

“Untuk tahun ini, program tersebut terhenti dulu karena terkendala adanya pandemi. Semoga di anggaran perubahan nanti, program ini bisa kembali dilanjutkan,” pungkasnya. (Asep Mulyana)