Lebih Dari 100 Ribu Pekerja Cimahi Didaftarkan Terima Subsidi Pemerintah

Lebih Dari 100 Ribu Pekerja Cimahi Didaftarkan Terima Subsidi Pemerintah
net

INILAH, Cimahi - Dari sekitar 146.267 pekerja swasta asal Kota Cimahi yang didaftarkan untuk mendapatkan subsidi sebesar Rp600 ribu dari pemerintah pusat, Pemkot CImahi berharap 100 ribu orang bisa lulus verifikasi.

Hal itu dikatakan Sekretaris Disnaker Kota Cimahi Uce Herdiana saat dihubungi, Selasa (11/8/2020). Menurutnya, mereka yang diajukan untuk dapat subsidi berasal dari perusahaan mikro sampai dengan besar yang berada di Kota Cimahi.

"Data tersebut diperoleh dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cimahi, dan saat ini sedang proses pendaftaran," ujarnya.

Uce berharap dari jumlah pekerja swasta asal Kota Cimahi yang didaftarkan tersebut, nantinya akan diverifikasi ulang oleh pemerintah pusat, dan minimal 100 ribu pekerja bisa mendapatkan subsidi gaji tersebut.

Dia mengungkapkan, untuk mendapatkan subsidi dari  pemerintah, pekerja swasta tersebut harus memenuhi berbagai persyaratan seperti Warga Negara Indonesia (WNI), pekerja penerima upah, masih aktif dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, dan bukan penerima Kartu Pra Kerja, serta memiliki upah dibawah Rp5 juta.

"Bisa berubah sesuai hasil evaluasi pusat. Tapi saya berharap tidak kurang dari 100 ribu orang penerima manfaat ini,"  ujarnya.

Untuk pekerja swasta yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), tegas Uce, sepertinya sulit untuk mendapat verifikasi karena terkendala kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang harus terbayarkan sampai Juni 2020.

Jika penerima subsidi gaji asal Kota Cimahi sudah disetujui, mereka akan mendapatkan Rp600 ribu setiap bulannya. Gaji tersebut rencananya mulai diterima dari Agustus hingga November 2020.

Subsidi gaji bagi pekerja swasta dengan upah di bawah Rp5 juta itu akan langsung masuk ke rekening penerima. Pasalnya saat pendaftaran, BPJS Ketenagakerjaan mendaftarkan langsung disertai dengan nomor rekeningnya. (Ahmad Sayuti)