Usung Yena Iskandar-Atep di Pilkada Kabupaten Bandung, Ini Misi PDIP

Usung Yena Iskandar-Atep di Pilkada Kabupaten Bandung, Ini Misi PDIP
Foto: Dani R Nugraha

INILAH,Bandung- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengusung pasangan Yena Iskandar Ma'soem - Atep Rizal sebagai calon bupati dan wakil bupati Bandung pada pemilihan kepala daerah serentak Desember 2020 mendatang. 

Hal ini diketahui dari pengumuman tahap III calon kepala daerah yang disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri via telekonferensi, di Sekretariat DPD PDIP Jawa Barat, Selasa (11/8/2020). 

Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Ono Surono mengatakan, rekomendasi kepada Yena dan Atep sebagai bakal calon kepala daerah di  Kabupaten Bandung telah menempuh mekanisme yang ada. 

“PDI Perjuangan dalam melakukan penjaringan tidak hanya mengejar kekuasaan, tapi pasangan yang didukung harus memiliki ideologi Pancasila dan kerja nyata bagi masyarakat,” kata Ono. 

Ono menekankan, Yena dan Atep harus bisa menyelesaikan permasalahan masyarakat yang menyangkut lima bidang prioritas, yakni sandang pangan, papan, pendidikan, tenaga kerja, dan jaminan sosial, infrastuktur dan lingkungan hidup, agama, kepercayaan, mental spiritual dan kebudayaan. 

“Kami memiliki harapan besar di Kabupaten Bandung, karena memiliki potensi. Kami ingin kerja keras pasangan Yena-Atep untuk mewujudkan hal itu. Saatnya Kabupaten Bandung berubah kearah lebih baik,” ujarnya.

Guna memenangkan pasangan tersebut pada Pemilihan Bupati Bandung 2020, Ono menerangkan, pihaknya akan mengedepankan gotong royong dengan menggerakkan seluruh komponen partai. Tak hanya itu, dia pun meminta calon kepala daerah untuk turun menemui masyarakat secara langsung agar mengetahui langsung permasalahan yang ada di lapangan.

“Sampaikan pada warga pilih pemimpin yang bisa sejahterakan rakyat. Tentunya dengan dinasti yang terbangun selama 20 tahun masyarakat bisa merasakan sendiri apa yang sudah didapat. Saatnya berubah, pilih berdasarkan komitmen yang jelas,” katanya.

Disisi lain, mengingat pandemi Covid-19 belum berlalu dari Tanah Air, Ono mengaku, kampanye bakal dilakukan mengikuti aturan dari Komisi Pemilihan Umum. Yang pasti, protokol kesehatan akan diterapkan saat melakukan kampanye pada pilkada mendatang. 

“Kita juga memanfaatkan media sosial atau melalui daring. Apalagi Teh Yena dan Kang Atep ini memiliki jaringan kuat di media sosial. Untuk hal lainnya, kita ingin lakukan kampanye tetap memperhatikan protokol kesehatan,” katanya.(rd dani r nugraha).