PT LIB Janji Cairkan Subsidi Jika Sudah Memiliki Uang

PT LIB Janji Cairkan Subsidi Jika Sudah Memiliki Uang
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Jakarta- Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita mengatakan akan segera mencairkan subsidi kepada klub-klub Liga 2 musim 2020 jika sudah memiliki uang.

"Kalau sudah ada uang pasti akan segera kami selesaikan. Namun, sponsor, kan, juga masih menunggu hasil rapat kami dengan klub," ujar Akhmad Hadian kepada Antara di Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Dalam rapat virtual dengan klub-klub peserta Liga 2 pada Selasa (11/8), Akhmad Hadian menyebut, tim-tim mengusulkan agar pencairan subsidi kompetisi dipercepat.

LIB, dia melanjutkan, masih harus menampung usulan tersebut.

"Klub-klub bertanya tentang subsidi, apakah bisa diberikan lebih cepat karena persiapan butuh dana. Itu kami tampung dahulu," tutur pria berusia 55 tahun tersebut.

Terkait subsidi di Liga 2 musim 2020, yang berlangsung pada 17 Oktober-5 Desember 2020, setiap tim minimal mengantongi uang subsidi sebesar Rp600 juta yang diberikan bertahap dalam empat termin mulai September sampai Desember 2020.

Jika sampai ke babak perempat final, masing-masing tim mendapatkan Rp200 juta yang dicicil dua termin. Kalau lolos ke empat besar, setiap tim mendapatkan lagi uang Rp200 juta yang juga dibagi dalam dua termin.

Di final, klub juara akan meraih hadiah Rp500 juta, sementara peringkat kedua meraup Rp300 juta.

Menurut Akhmad Hadian, mayoritas klub menganggap jumlah subsidi tersebut perlu ditambah.

"Kalau berbicara soal penambahan jumlah subsidi, semua tim meminta tambahan. Akan tetapi, kami belum bisa mengakomodasinya," kata dia.

LIB dan klub akan kembali membicarakan soal persiapan Liga 2 2020 dalam pertemuan yang dilangsungkan pada September 2020.

Liga 2 musim 2020 yang bergulir di tengah pandemi COVID-19 akan dilaksanakan dengan format turnamen.

Setelah melalui babak penyisihan grup, di mana 24 tim peserta dibagi ke dalam empat grup, delapan klub terbaik akan masuk ke babak perempat final. Di sini, tim-tim ditempatkan ke dalam dua grup.

Nantinya, pertandingan semifinal dan final dilaksanakan dengan pertandingan tunggal (single match).
Pewarta : Michael Teguh Adiputra Siahaan