Begini Pedoman Perayaan HUT ke-75 RI di Masa Pandemi

Begini Pedoman Perayaan HUT ke-75 RI di Masa Pandemi
dok/inilahkoran

INILAH, Purwakarta - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika kembali mengeluarkan edaran kaitan dengan pelaksanaan peringatan HUT ke-75 RI. Edaran kali ini merujuk pada Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B-492/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2020 tentang pedoman peringatan HUT RI tahun 2020 dan Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 003.3/119/Humaspro.

Adapun salah satu poin dalam edaran ini yakni untuk di tingkat kabupaten, upacara bendera dilaksanakan secara sederhana dan khidmat, serta membatasi peserta upacara dan tentunya harus menerapkan protokol kesehatan.

Sedangkan, bagi para camat, kepala OPD, pejabat eselon II dan IV hingga lurah dan kepala desa, diintruksikan untuk melaksanakan upacara secara virtual dari kantor masing-masing yang terhubung ke pelaksanaan upacara di tingkat kabupaten.

“Edaran ini, sudah kami sebar sejak 10 Agustus kemarin. Kami berharap, seluruh pihak mematuhi edaran tersebut,” ujar Anne, Kamis (13/8/2020).

Dalam edaran tersebut, lanjut Anne, pihaknya juga turun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meluangkan waktu dan menghentikan aktivitasnya selama tiga menit tepatnya pukul 10.17 hingga 10.20 WIB. Masyarakat diminta untuk berdiri tegak sambil menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia secara serentak.

“Kami juga telah sepakat bahwa jajaran TNI dan Polri di setiap daerah agar membantu keberhasilan pelaksanaan hal tersebut, antara lain dengan memperdengarkan sirine atau suara penanda lainnya sesaat sebelum lagu Indonesia Raya berkumandang dan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” jelas dia.

Sebelumnya, Anne pun telah menyebar surat edaran yang harus dijalankan seluruh lapisan masyarakat kaitan dengan larangan kegiatan hiburan Agustusan yang biasa digelar masyarakat.

Dalam SE nomor 003.1/2199/kesra/2020 tersebut, intinya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak dulu menggelar kegiatan yang bisa mengundang banyak massa, termasuk hiburan Agustusan. Mengingat, saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Sementara ini, kegiatan hiburan Agustusan tidak boleh dulu. Karena, pasti mengundang kerumunan massa. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat tak dulu menggelar satu acara yang bisa membuat kerumunan. Surat Edarannya, sejak kemarin sudah disosialisasikan hingga tingkat pemerintahan desa,” ujar Anne. (Asep Mulyana)