Swab Test Pegawai Puskesmas, 30 Dinyatakan Positif Covid-19

Swab Test Pegawai Puskesmas, 30 Dinyatakan Positif Covid-19
istimewa

INILAH, Bogor - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mengumumkan terkait hasil swab masif pegawai di  puskesmas dan Labkesda Kota Bogor. Dari total 974 orang, telah dilakukan skrining pada 798 orang dengan jumlah tes 972 orang. Hasilnya, 30 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno menyatakan, salah satu strategi dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kota Bogor adalah dengan melakukan tes masif. Salah satu sasarannya adalah tenaga kesehatan yang merupakan kelompok yang berisiko tertular Covid-19.

 

"Kami telah melakukan pemeriksaan pegawai di puskesmas di Kota Bogor, yang meliputi tenaga Kesehatan dan non Kesehatan di 25 puskesmas SeKota Bogor dan satu Labkesda Kota Bogor," katanya dalam keterangan tertulis pasa Kamis (13/8/2020).

 

Retno melanjutkan, dari pemeriksaan tersebut didapat 30 orang dengan hasil positif, dengan rincian 19 orang dengan alamat Kota Bogor dan 11 orang alamat luar Kota Bogor.

 

Untuk pemetaan hasil swab positif di sembilan puskesmas, yakni Puskesmas Gang Aut tiga orang, Puskesmas Cipaku enam orang, Puskesmas Bogor Utara tujuh orang, PKM Sindang Barang empat orang, Puskesmas Tanah Sareal dua orang, Puskesmas Merdeka sebanyak satu orang, Puskesmas Mekarwangi tiga orang, Puskesmas Semplak sebanyak satu orang, dan Puskesmas Pulo Armin sebanyak tiga orang.

 

"Sementara, pemetaan berdasarkan jenis tenaga adalah, tenaga yang memberikan pelayanan langsung sebanyak 13 orang,  pelayanan penunjang sebanyak tiga orang, pelayanan tidak langsung sebanyak tiga orang dan administrasi sebanyak delapan orang," tambahnya.

 

Retno membeberkan, kemudian pihaknya melakukan pendalaman tracing kontak erat pada 11 Agustus 2020 dan kajian ulang pada tanggal 12 Agustus,  dengan mempertimbangkan jumlah serta jenis tenaga yang positif, jumlah dan jenis tenaga yang menjadi kontak erat, juga penilaian kemampuan puskesmas untuk melakukan pelayanan.

 

"Penutupan sementara seluruh pelayanan pada enam Puskesmas, yaitu Mekarwangi, Cipaku, Bogor Utara dan Gang Aut, Sindang Barang dan Semplak mulai tanggal 12 sampai dengan 14 Agustus 2020 untuk dilakukan disinfeksi menyeluruh. Selanjutnya seluruh karyawan di swab dan rapid ulang," bebernya.

 

Masih kata Retno, pelayanan akan dibuka kembali pada 15 Agustus 2020 dengan pelayanan dibatasi hanya untuk kunjungan sakit, gawat darurat dan rujukan. Pelayanan akan kembali normal setelah ada hasil swab ulang karyawan. Untuk sementara pelayanan emergency dan rujukan BPJS Puskesmas Mekarwangi dialihkan ke Puskesmas Kedung Badak, Puskesmas Cipaku dialihkan ke Puskesmas Bogor Selatan, Puskesmas Bogor Utara ke Puskesmas Tegal Gundil, Puskesmas Sindang Barang ke Puskesmas Pasir Mulya dan Puskesmas Semplak ke Puskesmas Gang Kelor Penutupan parsial dilakukan, di Puskesmas Pulo Armyn sementara ditutup pelayanan KIA dan persalinan. 

 

"Puskesmas Merdeka sementara ditutup pelayanan Laboratorium. Puskesmas Tanah Sareal tidak dilakukan penutupan dan tetap memberikan pelayanan seperti biasa. Selanjutnya Dinkes Kota Bogor akan melakukan disinfeksi menyeluruh pada lima puskesmas, melakukan pelatihan ulang dan evaluasi terhadap standar pencegahan infeksi di puskesmas dan protokol kesehatan," pungkasnya. (Rizky Mauludi)