Cegah Stunting, Warga Bandung Diminta Perhatikan Sanitasi

Cegah Stunting, Warga Bandung Diminta Perhatikan Sanitasi
Ketua Forum Bandung Sehat Siti Muntamah Oded. (Istimewa)

INILAH, Bandung - Ketua Forum Bandung Sehat Siti Muntamah Oded, mengimbau agar warga lebih memperhatikan sanitasi di lingkungan rumahnya. Pasalnya, sanitasi amat penting dan berpengaruh pada tumbuh kembang anak, khususnya dalam upaya pencegahan stunting.

“Kota Bandung ini sebagai rumah bersama. Tentu kita ingin rumah yang bersih dan sehat. Maka mari menjaga rumah bersama dengan bertanggung jawab bersama,” kata SitiSiti. 

Dia mengungkapkan, salah satu masalah terbesar di Kota Bandung adalah sampah. Ada lebih dari 1.500 ton sampah yang dihasilkan warga kota setiap harinya. Jumlah itu terdiri dari 65 persen sampah organik dan 80 persennya merupakan sampah rumah tangga.

Istri Wali Kota Bandung itu pun, tengah menggiatkan gerakan 100 persen Open Defecation Free (ODF). Artinya, tidak ada lagi warga Kota Bandung yang buang air besar sembarangan, dan setiap rumah harus memiliki septic tank atau tempat pembuangan tinja yang memadai.

“Saat ini ODF kita masih di angka 68 persen. Sungai-sungai kita masih banyak tercemar oleh tinja. Di Panyileukan masih 17 persen orang yang membuang tinja ke sungai,” ucapnya. 

Karena itu, Siti mengaku tengah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk mendorong warga Bandung membangun septic tank di lingkungannya. Dengan sanitasi yang baik dan memadai, dirinya yakin, kebersihan lingkungan bisa lebih terjaga dan kesehatan pun menjadi sebuah keniscayaan.

“Kita harus memperhatikan generasi penerus Kota Bandung dengan menyelamatkan 1000 hari kehidupan pertamanya. Air susu ibu harus diberikan, dan ibunya juga harus sehat. Ibu dan anak harus sama-sama diberi nutrisi yang cukup,” ujar dia. 

Menurutnya, ASI menjadi makanan bayi yang paling dibutuhkan dalam 1000 hari kehidupan pertamanya. Sementara di Kota Bandung, hanya empat persen yang secara ekslusif memberikan ASI kepada anaknya. Padahal, generasi emas di masa mendatang adalah anak-anak saat ini. 

“Mari kita membentuk generasi terbaik dengan memberikan kasih sayang dan nutrisi terbaik bagi tumbuh kembang mereka,” tandasnya. (Yogo Triastopo)