Puluhan Ribu Tenaga Kerja di Kabupaten Cirebon Akan Dapat Subsidi Upah Rp600 Ribu

Puluhan Ribu Tenaga Kerja di Kabupaten Cirebon Akan Dapat Subsidi Upah Rp600 Ribu
ilustrasi/net

INILAH, Cirebon - Bergulirnya program subsidi upah bagi tenaga kerja yang masih terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan membawa angin segar.

Di Kabupaten Cirebon, ada sekitar 63.873 pekerja dari 1.195 perusahaan yang akan mendapatkan  subsidi upah. Mereka tercatat dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan per 12 Agustus 2020. Demikian dikatakan Kadisnakertrans Kabupaten Cirebon Erry Ahmad, Jumat (14/8/2020).

Menurutnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan anggaran sebesar Rp37 triliun. Dana tersebut sebagai program subsidi upah pekerja. Nantinya bagi tengaa kerja yang masih aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu selama 4 bulan sebagai bantuan guna meringankan beban di masa pandemi.

"Karena memang di industri itu ada sosial distancing, tentu akan mengurangi produktivitas dari pabrik itu. Dengan demikian tentu kemampuan perusahaan menggaji karyawan juga turun. Untuk itu, pemerintah memberikan subsidi gaji sebesar Rp600 ribu selama empat bulan," kata Erry.

Tujuan digulirkannya program ini, sambung Erry, untuk membantu memberikan tambahan konsumsi bagi pekerja dan keluarganya. Tentu ada tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi bagi para pendaftar program ini.

"Kami imbau perusahaan-perusahaan memberikan data pegawainya ke BPJS ketenagakerjaan supaya bisa masuk dalam peserta program ini," ujar Erry.

Sementara itu, untuk tenaga kerja non-PNS menurutnya saat ini masih jadi pembahasan. Namun, kebijakan pemerintah belum sampai mengarah pada tenaga kerja non-PNS. Meskipun demikian, setidaknya dari kebijakan pemerintah ini dinilai sudah menyentuh semua lini.

"Tapi yang ini sedang dibahas karena urusannya dengan PT Taspen. Tenaga kerja non-PNS di kantor pemerintah itu kan beda ranahnya," tukas Erry. (Maman Suharman)