SMAN 27 Kota Bandung Bidik Prestasi Lebih Baik

SMAN 27 Kota Bandung Bidik Prestasi Lebih Baik
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Ade Suryaman saat ini menjabat sebagai Kepala SMAN 27 Kota Bandung. Sebelumnya, Ade merupakan Kepala SMAN 10 Kota Bandung. Dia menggantikan Hadili yang kini memimpin SMAN 22 Kota Bandung.

Wakasek Humas SMAN 27 Kota Bandung Syarif optimistis Ade bisa membawa sekolah ini lebih maju dan lebih baik lagi yang sebelumnya dikembangkan Hadili. Selain mampu membangun dari segi sumber daya manusia, Hadili bisa mengembangkan sarana dan prasarana.

“Guru-guru di SMAN 27 Kota Bandung, siap mendukung semua program-program yang dicanangkan Pak Ade Suryaman sebagai kepala sekolah baru, termasuk dengan para stakeholder,” kata Syarif, Jumat (14/8/2020).

Dia pun menjelaskan, ciri khas SMAN 27 Bandung merupakan sekolah sadar hukum. Pihaknya akan mencoba terus mensosialisasikan bahwa SMAN 27 Kota Bandung akan dijadikan sebagai pilot project untuk sekolah sadar hukum. Di samping itu juga memiliki program unggulan di bidang olahraga.

“Di sini ada beberapa pemain nasional voli. Termasuk mengembangkan olahraga hoki. Prinsipnya bagaimana membangun karakter SMAN 27 Kota Bandung sebagai salah satu sekolah yang memiliki visi religius, kemudian memiliki karakter kebangsaan,” sambung Syarif.

Di samping itu sarana prasarana di SMAN 27 Kota Bandung yang ada perlu dibenahi dan ditingkatkan. Mengingat luas lahannya yang hampir mencapai 4 hektare.

“SMAN 27 Kota Bandung memiliki lahan yang sangat luas, bisa dikatakan terluas di Kota Bandung. Sehingga pengelolaan dan pemeliharaan harus sangat baik. Mudah-mudahan ke depan sarana-prasarana di lahan yang sangat luas ini bisa dioptimalkan lagi. Menjadi sarana proses pembelajaran untuk meningkatkan mutu siswa-siswi yang ada di SMAN 27 kota Bandung. Alhamdulillah kini juga sedang dibangun 3 ruang kelas baru,” kata Syarif.

Selama memimpin SMAN 10 Kota Bandung, Ade Suryaman telah banyak menorehkan berbagai prestasi dan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik.

Di antaranya dari segi sarana prasarana, gedung perkantoran yang mirip dengan Gedung Sate, pembangunannya bisa selesai tepat waktu. Kemudian pembangunan kantin sehat yang representatif, pembangunan toilet siswa, terbaru rehab kelas dekat lapang sekolahnya.

Dari segi akademik, SMAN 10 Kota Bandung, di bawah kepemimpinannya menjadi salah satu sekolah penyelenggara pendidikan dengan sistem satuan kredit semester (SKS) sama dengan SMAN 3 Kota Bandung. Sistem tersebut telah berlangsung selama tiga tahun.

Sedangkan untuk capaian prestasi akademik di antaranya tahun ini sekitar 45 lulusannya diterima di perguruan tinggi negeri, melalui jalur undangan atau seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) tahun akademik 2020/2021. (Okky Adiana)