Bima Dukung Penuh Raperda UMKM dan Perlindungan Disabilitas

Bima Dukung Penuh Raperda UMKM dan Perlindungan Disabilitas
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya menilai, rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta tentang penyelenggaraan perlindungan penyandang disabilitas di Kota Bogor relatif penting. 

"Sejak dulu sudah menjadi niat dan ikhtiar kami menjadikan UMKM sebagai faktor utama ekonomi Kota Bogor. Di saat pandemi Covid-19 menjadi momentum yang tepat dimana kita sedang menghadapi krisis dan usaha kecil menjadi pilihan utama. Kami yakini bahwa UMKM adalah salah satu pelaku utama yang dapat berperan membantu memulihkan dan mendorong kembali pertumbuhan ekonomi daerah," ungkap Bima, Minggu (16/8/2020).

Bima melanjutkan, penyusunan raperda tersebut bertujuan memberikan perlindungan dan dukungan agar UMKM tumbuh sebagai para pelaku usaha yang tangguh, mandiri dan berdaya saing. 

"Tampilnya UMKM sebagai pelaku usaha yang tangguh dan mandiri, tentunya dapat menjadi salah satu solusi untuk membuka lebih luas lapangan kerja dan menjadi alat yang efektif untuk mengentaskan kemiskinan," tambah politisi PAN ini.

"Kami mengusulkan untuk menambahkan ketentuan perihal adanya fasilitasi pengembangan usaha Koperasi dan UMKM melalui permodalan dan pengembangan data secara elektronik, dengan tujuan membantu mereka tampil sebagai pelaku usaha profesional yang tangguh di tengah menguatnya aktivitas bisnis berbasis IT," tuturnya.

Terkait Raperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Penyandang Disabilitas, pada dasarnya setiap warga masyarakat memiliki hak hidup yang sama untuk bisa menikmati kenyamanan, ketenangan, kesejahteraan dan rasa aman. Mereka yang tergolong sebagai kaum disabilitas, tidak dapat dibedakan hak mereka dari warga masyarakat lain. 

"Mengingat situasi dan kondisi khusus yang ada pada diri mereka, perlu dibuatkan ketentuan yang bertujuan mendorong terwujudnya situasi yang kondusif untuk dapat memberikan dukungan bagi mereka dalam menjalani setiap jenis aktivitas kehidupan. Termasuk perlindungan terhadap mereka dari berbagai hambatan yang dapat menghalangi atau mengganggu aktivitas mereka," terangnya.

Bima yakin, apabila dukungan itu bisa kaum disabilitas dapatkan maka mereka pun akan menjadi warga masyarakat yang mampu hidup mandiri bahkan mampu berkontribusi secara aktif dan produktif. (Rizki Mauludi)