Pertamina Cepu Pastikan Proyek Berjalan Lancar

Pertamina Cepu Pastikan Proyek Berjalan Lancar

INILAHKORAN,- Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu, Awang Lazuardi memberikan semangat baru kepada tim di lapangan yang sedang berjuang keras merampungkan Proyek Strategis Nasional (PSN) yakni Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB). Hal ini dilakukan di tengah-tengah rangkaian kunjungan Dirut PEPC ke Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis, (13/8/2020) lalu.

Manajemen Walk Through (MWT) ini dilakukan secara langsung dan virtual oleh Direktur Utama, Direksi dan Manajemen PEPC di tengah situasi pandemi ini untuk memastikan kondisi seluruh pekerja di lapangan sehat dan fit to work, juga untuk memantau kondisi riil perkembangan proyek JTB supaya berjalan sesuai rencana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.  Dalam MWT perdananya ini, Dirut PEPC juga ingin menggali kebutuhan apa saja kiranya yang diperlukan pekerja di lapangan yang bisa disiapkan Manajemen PEPC guna mendukung percepatan proyek JTB.

Pada kesempatan ini, Awang Lazuardi mengajak kepada seluruh insan PEPC untuk saling bahu membahu mensukseskan proyek kebanggaan nasional dalam sektor energi ini. "Penting bagi Manajemen PEPC untuk mengetahui secara langsung kondisi di site. Kita akan memberikan feedback kepada Tim di lapangan apabila ada aspek-aspek HSE yang perlu di improve supaya proyek berjalan aman” ungkap Awang.

Sementara itu dari Jakarta, secara daring Komisari Utama PEPC, Gandhi Sriwidodo dan Prof. Eddy O. S. Hiariej pun khidmat mengikuti MWT kali ini. Gandhi berharap agar pekerjaan di JTB bisa berjalan lancar dan berjalan sesuai rencana meski dalam situasi pandemi. Tentu bencana biomedik ini mau tidak mau telah mempengaruhi proyek yang menjadi kebanggaan bersama ini, namun menurut Gandhi, hal ini bukan dikarenakan tim pekerja, melainkan disebabkan oleh faktor eksternal lainnya.

“Meski ada beberapa kendala saya melihat tim di lapangan tetap semangat. Saya berharap kita semua tetap bisa menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru, tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat, supaya teman-teman tetap sehat. Terus semangat untuk merampungkan proyek negara ini, mudah-mudahnya Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran dan selalu memberi kesehatan” ungkap Gandhi dalam releasnya kepada INILAH KORAN.

Dalam kesempatan MWT untuk yang ke tiga kali selama masa pandemi ini diikuti dari berbagi lokasi antara lain Jakarta dan site Bojonegoro. MWT ini sengaja dibagi dan dikombinasikan secara daring lantaran bagian dari upaya menjalankan protokol kesehatan. Selama MWT pun penerapan protokol sangat ketat sekali. Seperti jaga jarak yang benar-benar diperhatikan. MWT kali ini Dirut PEPC juga memberikan penghargaan kepada tim Drilling atas dicapainya 1 juta jam kerja selamat. Serta 19 juta jam selamat untuk proyek JTB.

Kunjungan Dirut PEPC di Bojonegoro yang berlangsung antara 12 Agustus hingga 13 Agustus, sebelumnya diawali Dirut PEPC melakukan kunjungan bersama SKK Migas dan RJJ ke Bupati Bojonegoro untuk memberi penjelasan update proyek JTB dan mengkomunikasikan hal-hal lain yang berkaitan dengan pengerjaan proyek JTB.