Catat! Ini Syarat Sekolah di KBB Jika Ingin Belajar Tatap Muka

Catat! Ini Syarat Sekolah di KBB Jika Ingin Belajar Tatap Muka
net

INILAH, Bandung - Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar mengeluarkan beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi sekolah agar bisa melakukan pembelajaran tatap muka selama pandemi Covid-19. 

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Jawa Barat Wilayah VI Ester Miori Dewayani mengatakan, sekolah yang diperbolehkan menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka salah satunya berada di zona hijau. 

"Jadi tidak hanya cukup berpegangan pada status daerah yang berada di zona hijau, kesiapan tenaga pengajar dan fasilitas belajar juga harus terpenuhi," katanya, Selasa (18/8/2020).

Untuk itu, kesiapan protokol kesehatan seperti fasilitas maupun teknis tengah dikebut. Kesiapan handsanitizer, tempat cuci tangan, dan kapasitas kelas sedang dimatangkan, dan dalam waktu dekat akan dilakukan simulasi KBM.

Selain itu, ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan oleh sekolah yakni desain ruang kelas yang jumlah siswanya maksimal 13 orang. Selain itu, meja siswa juga bakal dilengkapi penghalang untuk mencegah adanya penularan.

"Kita juga harus melakukan setting ulang ruangan kelas, siswa dan guru harus memakai masker, face shield, dan meja dilengkapi penghalang plastik transparan," ujarnya.

Ester menambahkan, sekolah juga harus memastikan berjalannya sistem giliran atau shift untuk mengurangi padatnya kerumunan. Bisa jadi, lanjut dia dalam satu minggu tidak seluruh siswa bisa tatap muka. Sebagian siswa mungkin juga menjalankan pembelajaran daring.

"Jadi nanti giliran, hari pertama kelas tiga dulu, hari selanjutnya kelas dua lalu satu. Jadi kalaupun tatap muka, anak tidak tiap hari masuk," tandasnya. (Ahmad Sayuti)