JNE Segera Lengkapi Mega Hub dengan Mesin Sortir Otomatis

JNE Segera Lengkapi Mega Hub dengan Mesin Sortir Otomatis
istimewa

INILAH, Bandung - Dalam waktu dekat, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) bakal memiliki gudang logistik raksasa. Pembangunan infrastruktur mega hub itu merupakan langkah strategis untuk menjadi perusahaan rantai pasok global terdepan di dunia.

Presiden Direktur JNE M Feriadi mengatakan, Mega Hub JNE memiliki lokasi sangat strategis karena berada sangat dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Faktor itu diharapkan dapat mempercepat proses mobilitas paket kiriman. Dibangun di atas tanah seluas 4 hektar, mega hub ini akan memiliki kapabilitas untuk menangani sekitar 30 juta paket per bulan atau kurang lebih 1 juta paket per hari yang berarti 48 ribu paket  per jam. 

Dia menyebutkan, dengan kapasitas yang dimiliki tersebut maka dapat dipastikan JNE akan akan siap menangani lebih banyak lagi amanat pelanggan dan mendistribusikan hingga ke seluruh wilayah di Indonesia mau pun 250 negara di semua benua.

“Persiapan selanjutnya dari pembangunan mega hub ini, JNE sudah melakukan pembelian mesin sortir otomatis dan akan dilakukan instalasi pada waktunya. Dimana pengadaan mesin berteknologi tinggi ini bekerja sama dengan Damon, perusahaan penyedia alat pendukung operasional logistik dan supply chain yang berpusat di Shanghai,” kata Feriadi, Selasa (18/8/2020).

Menurutnya, pada Kamis (13/8/2020) lalu pihaknya melakukan seremoni topping off menandai selesainya pekerjaan struktur pembangunan mega hub. Gudang raksasa itu terletak di pergudangan Bandara Mas Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari Kota Tangerang, Banten. Sebelumnya,  ground breaking dilakukan pada akhir 2018 lalu.

Sejak 2010, seiring dengan munculnya e-commerce di Indonesia, pertumbuhan bisnis JNE yang bergerak di bidang kurir ekspres dapat mencapai 30-40% per tahun. Hingga hari ini, jumlah paket pelanggan yang dikirimkan terus bertambah dari waktu ke waktu. 

Bahkan, dalam beberapa bulan terakhir jumlah kiriman yang ditangani mencapai rata-rata 19 juta paket per bulan. Jumlah itu meningkat lebih dari 20 juta paket pada momen Ramadan dan Idul Fitri, Harbolnas, serta momentum penjualan e-commerce lainnya. Itu berarti setiap hari JNE mengirimkan sekitar 1 juta paket ke berbagai tujuan di dalam mau pun luar negeri. (dnr)