Kapuspen Kemendagri Resmi Dijabat Benny Irwan

Kapuspen Kemendagri Resmi Dijabat Benny Irwan
Ilustrasi (antara)

INILAH, Jakarta - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi dijabat oleh Benny Irwan, setelah Kapuspen sebelumnya, Bahtiar, menjabat secara definitif sebagai Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum), Selasa (18/8/2020).

"Rekan-rekan Pers yang saya hormati, dengan ini saya mohon izin menyampaikan bahwa hari ini Selasa 18 Agustus 2020. Telah dilantik pejabat Kapuspen Kemendagri yang baru. Saya mengucapkan terimakasih atas segala bantuan, dukungan dan kerja sama selama ini, dari Juni 2018 sampai Agustus 2020," ujar Bahtiar dalam pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Bahtiar menyampaikan terima kasih dan memohon maaf apabila terdapat kekurangan dan kealpaan dirinya selama menjabat sebagai Kapuspen Kemendagri.

Adapun, Benny Irwan sebelumnya merupakan Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa Kemendagri. Ia dilantik langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sebagai Kapuspen Kemendagri yang baru di Ruang Sasana Bhakti Gedung Kemendagri.

Selain melantik Kapuspen Kemendagri, Tito juga melantik sejumlah pejabat pimpinan pratama dan Pejabat Fungsional Ahli Utama di Lingkungan Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Mendagri, dalam sambutannya, meminta kepada pejabat baru untuk terus melakukan introspeksi dan perbaikan dalam pelayanan kepada masyarakat secara langsung, maupun ke Pemerintah Daerah (Pemda) dan Pemerintah Desa (Pemdes).

“Saya minta, sikap melayani harus diutamakan dan mengikis mentalitas sebagai Ambtenaar,” kata Tito dalam keterangan tertulisnya.

Sementara, Benny menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan Mendagri serta berharap Pusat Penerangan Kemendagri dapat bekerja sama lebih baik dengan masyarakat, khususnya wartawan, di masa kepemimpinannya di masa mendatang.

Ia juga menyampaikan kemungkinan akan tetap menjalin komunikasi dengan wartawan melalui grup komunikasi yang sama.

"Saya akan cek kembali, saya pikir kita akan gunakan (grup komunikasi) yang lama saja," kata Benny ketika dihubungi lewat pesan singkat yang diterima di Jakarta. (antara)