PKS Apresiasi Temuan Obat Covid-19, Tapi....

PKS Apresiasi Temuan Obat Covid-19, Tapi....
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Jakarta - Dalam beberapa waktu terakhir muncul kritikan soal penelitian obat baru Covid-19. Penelitian obat baru Covid-19 itu dilakukan oleh Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bersama TNI Angkatan Darat (AD), Badan Intelijen Negara (BIN) dan Polri.

Politisi PKS, Tifatul Sembiring mengatakan dirinya sangat mengapresiasi semua riset terkait ilmiah apalagi menyangkut obat Covid-19. Namun, riset meski terbuka menerima masukan pakar-pakar lain.

Hal ini ditekankan Tifatul, menyusul Guru Besar Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung Daryono Hadi Tjahjono menilai tim riset Universitas Airlangga (Unair) kurang solid dalam menyiapkan penelitian uji klinis kombinasi obat Covid-19.

"Saya sangat mengapresiasi semua riset ilmiah, apalagi obat covid-19. TAPI mohon riset yg sesuai metode ilmiah, terbuka menerima masukan pakar2 lain. JANGAN terkesan di buru2. Apalagi ada embel2 akan laku trilyunan rph. Kebenaran ilmiah jangan diintervensi," tulis akun Twitter @tifsembiring, dikutip Jumat (21/8/2020).


Sebelumnyaa, usai dilakukan konferensi pers terkait temuan kombinasi obat Covid-19 di Mabes TNI AD Jakarta, Universitas Airlangga (Unair) kembali menjadi sorotan. Pasalnya, temuan kombinasi obat yang mampu menyembuhkan pasien positif Covid-19 itu, sudah masuk tahap izin produksi dan izin edar.

Kombinasi obat temuan tim gabungan antara Unair, Badan Intelijen Negara, TNI AD, dan BPOM tersebut di Klaim merupakan sebagai obat Covid-19 pertama di dunia.