Enam Orang Jadi Kandidat Pengganti Ade Sarip Hidayat

Enam Orang Jadi Kandidat Pengganti Ade Sarip Hidayat

INILAH, Bogor - Setelah resmi ditutup pendaftaran terbuka untuk calon Sekretaris Daerah Kota Bogor, enam kandidat masuk tahap seleksi administrasi. Di antara mereka terdapat calon dari luar Kota Bogor.

Pemerintah Kota Bogor membuka open bidding posisi sekda pada tanggal 29 Juli hingga 21 Agustus 2020. Pendaftaran dilakukan secara daring.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Aba Subagja menyatakan, pendaftaran calon Sekda Kota Bogor sudah ditutup Jumat (21/8). “Hingga waktu pendaftaran ditutup setidaknya sudah ada enam peserta yang mendaftar,” ungkap Aba dalam keterangan tertulis pada Sabtu (22/8).

Aba melanjutkan, berdasarkan Permenpan RB Nomor 15 Tahun 2019 dan Surat Edaran Menpan RB Nomor 52 Tahun 2020, jumlah peserta sudah melebihi tiga calon peserta. Oleh sebab itu, proses seleksi dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Jadi, sudah melewati tiga orang. Pengumuman bagi yang lolos seleksi administrasi akan disampaikan Senin 24 Agustus 2020," tambahnya.

Menurut dia, jabatan sekda itu merupakan jabatan karir tertinggi di lingkungan pemerintah kota/kabupaten dan orang yang mendaftar pasti hanya yang memenuhi syarat dengan seleksi yang ketat. Artinya tidak semua ASN bisa mendaftar, kecuali bagi ASN yang memenuhi kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang baik, serta memiliki integritas juga moralitas yang baik pula, disamping pengalaman dalam jabatannya.

“Oleh sebab itu semua syarat harus dipenuhi, salah satunya menyampaikan LHKPN 2019 bagi eselon IIB dan LHKASN 2019 bagi pejabat fungsional ahli madya,” terangnya.

Dijadwalkan kata dia, paling lambat 1 Oktober 2020 sudah ada penetapan calon terpilih. 

“Jadi begitu Pak Sekda (Ade Sarip Hidayat) selesai, maka penggantinya sudah ada,” tegas Asisten Deputi Manajemen Karier dan Talenta SDM Aparatur pada Kemenpan RB ini.

Sebagai informasi, pengumuman seleksi administrasi direncanakan tanggal 24 Agustus 2020, penulisan makalah 1 September 2020, pemaparan visi dan misi 5 September 2020, uji kompetensi  8-10 September 2020, penetapan calon terpilih 1 Oktober 2020. (rizki mauludi)