Usai Gedung Kejagung Terbakar, Ini Kata Said Didu

Usai Gedung Kejagung Terbakar, Ini Kata Said Didu
Antara Foto

INILAH, Jakarta - Usai peristiwa kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung, publik menunggu-nunggu soal apa yang menyebabkan Gedung Utama Korps Adhyaksa tersebut dilahap si jago merah.

Salah satunya, mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu, ia berharap ahli kebakaran bisa menjelaskan bagaimana bisa terjadi kebakaran Gedung Kejaksaan Agung tersebut.

"Semoga ahli kebakaran bisa menjelaskan bagaimana bisa terjadu kebakaran gedung Kejaksaan Agung yg bisa menjalar bersamaan secara vertikal dan horizontal pada gedung yg tdk ada instalasi bahan mudah terbakar seperti gas atau BBM," tulis akun twitter @msaid_didu, dikutip Minggu (23/8/2020).

Diketahui, Kantor Kejaksaan Agung terbakar, Sabtu (22/8/2020) malam. Gedung yang dilahap oleh Si Jago Merah adalah Gedung Utama Korps Adhyaksa tersebut.

Pihak Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, menyampaikan alasan proses pemadaman api di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), memakan waktu hingga 11 jam. Dikarenakan struktur bangunan mudah terbakar sehingga api mudah merambat. Kemudian bangunannya cukup luas

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 45 unit mobil pemadam kebakaran dan 230 tenaga pemadam untuk memadamkan api tersebut. (Inilahcom)