Duh, Aksi Vandalisme Kotori Bangunan Tulisan GARUT

Duh, Aksi Vandalisme Kotori Bangunan Tulisan GARUT
istimewa

INILAH, Garut- Salah satu taman kota menjadi sarana memikat pengunjung datang dan betah menikmati keindahan suasana perkotaan di Kabupaten Garut yakni Taman Tugu Pahlawan Daerah Garut di kawasan Bundaran Simpang Lima Kecamatan Tarogong Kidul.

Sayangnya, taman tersebut tak dapat dinikmati langsung pengunjung dari dekat karena letaknya tepat berada di tengah perlintasan jalan raya padat kendaraan. Sehingga cukup rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Ketinggian bangunan trotoarnya yang tinggi dengan dikelilingi selokan drainase juga membuat pengunjung tak mudah menginjakkan kakinya di sana. 

Namun begitu, keberadaan taman yang tepat berada di tengah-tengah perlintasan persimpangan jalan raya itu membuatnya dapat dinikmati warga pengunjung dari berbagai arah dan dapat dijadikan sebagai spot latar belakang untuk berswafoto. Apalagi di seberang timurnya terdapat bangunan rangkaian huruf raksasa membentuk tulisan 'GARUT' sebagai tanda dan identitas Kabupaten Garut.  Tulisan 'GARUT' warna merah dan putih itu sendiri kerap kali dijadikan sebagai spot berswafoto tersendiri. Kendati sebenarnya masih terbilang cukup rawan kecelakaan lalu lintas karena di sana tak tersedia cukup ruang untuk pengunjung melainkan lokasinya persis di bahu jalan aspal, dan di belokan yang padat arus lalu lintasnya. 

Sayangnya, potensi daya tarik tulisan 'Garut' itu dirusak dengan aksi vandalisme pada bagian dinding bawahnya. Pada fasilitas umum tersebut tertera sejumlah grafiti liar berupa tulisan berbahan cat semprot dengan kata-kata kasar. Salah satunya berupa ungkapan kecamatan terhadap PSSI yang mengindikasikan dugaan bila tulisan tersebut cukup lama dibuat dan dibiarkan pihak terkait. 

Padahal tulisan tak pantas tersebut dengan sangat mudah dilihat setiap pengendara melintas, para penumpang angkutan kota, dan anak-anak sekolah. Sebab lokasinya seringkali dijadikan tempat mangkal angkutan kota berbagai jurusan. Bangunan tulisan 'GARUT' itu juga persis di depan lingkungan SMKN 12 Garut, dan dekat kompleks pendidikan pesantren Persatuan Islam Rancabogo Garut.

"Mungkin dianggapnya tak penting. Atau memang aparat Pemkab Garut enggak ada yang tahu. Masak, sih ?" celoteh Muthmainnah (15) warga Pataruman Tarogong Kidul, Minggu (23/8/2020).

Dia berharap semestinya pihak terkait segera menghapus coretan-coretan aksi vandalisme itu. Selain agar tak merusak pemandangan, juga tulisannya yang bernada tak senonoh itu tidak terkesan sebagai hal wajar bagi warga Garut, khususnya generasi muda. Lokasi tersebut juga sering dijadikan tempat nongkrong kawula muda.(zainulmukhtar)