Normaliasi 7 Setu, Kodam III Siliwangi Gandeng BBWSCC

Normaliasi 7 Setu, Kodam III Siliwangi Gandeng BBWSCC
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor- Kodam III Siliwangi bekerja sama dengan Balai Besat Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dan pemerintah daerah melakukan normalisasi 7 setu di wilayah Kabupaten maupun Kota Bogor.

"Tahun ini Kodam III Siliwangi bekerjasama dengan BBWSCC dan Pemkab maupun Pemkot Bogor melakukan normalisasi 7 setu, selain mengurug setu, kami juga melakukan penyebaran benih ikan dan penanaman pohon agar debit air di setu-setu tersebut tetao terjaga," ujar Panglima Kodam III Siliwangi  Mayjend Nugroho Budi Wiryanto kepada wartawan di  Setu Cibuntu komplek LIPI Cibinong, Senin, (24/8).

Pria yang pernah menjabat sebagai Dansat 81 Kopasus ini menerangkan bahwa pihaknya mendukung program BBWSCC, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat maupun pemerintah pusat dalam mengembalikan fungsi setu.

"Jika ada pemanfaatan setu yang tidak sesuai peruntukan dan tanpa izin BBWSCC, maka kami siap untuk ikut menertibkannya hingga sesuai fungsinya misalkan untuk menampung air hingga bisa mencegah terjadinya bencana alam banjir," terangnya.

Mayjen Budi sapaan akrabnya berharap program normalisasi setu terus berlanjut dan tak hanya dilaksanakan oleh TNI, tetapi juga  oleh masyarakat sekitar setu.

"Kami harap setu-setu yang sudah dinormalisasi oleh TNI itu juga dijaga kelestariannya oleh masyarakat sekitar setu, semoga kedepan makin banyak setu yang akan dinormalisasi," harap Mayjend Budi.

Diwawancarai terpisah, Kabag Program dan Pengendalian Pembangunan Setda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menuturkan program normalisasi setu senada dengan program Pemkab Bogor yaitu Cibinong Setu Front City dan lainnya.

"Kalau BBWSCC dan lainnya melakukan pengerukan, Pemkab Bogor punya program revitalisasi setu. Manfaat program-program ini bermanfaat mencegah bencana alam banjir baik di wilayah hulu maupun hilir seperti DKI Jakarta dan Alhamdulillah Kodam III Siliwangi dan jajaran menyambut baik program kami," tutur Ajat.

Alumni IPB ini menambahkan bahwa selain sebagai penampungan air, setu juga menjadi sarana olahraga dayung  wisata, budaya maupun menjaga kelestarian lingkungan.

"Pengusulan fungsi setu bisa diusulkan oleh pihak pemerintah desa, kelurahan, kecamatan maupun Pemkab Bogor. Kami siap mengelola 95 setu yang ada asalkan dijinkan oleh BBWSCC," tambahnya. (Reza Zurifwan)