PA Soreang Akui Antrean yang Viral di Media Sosial

PA Soreang Akui Antrean yang Viral di Media Sosial
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Jagat media sosial dihebohkan dengan rekaman video amatir soal antrean pendaftaran di di Kantor Pengadilan Agama (PA) Soreang yang mengular hingga keluar gedung, Senin (24/8/2020).

Humas PA Soreang Kabupaten Bandung Suharja membenarkan adanya antrean tersebut. Dia mengatakan, antrean tersebut merupakan antrean sidang, antrean pendaftaran Posbakum, dan antrean pengambilan produk pengadilan.

"Itu adalah antrean sidang, kenapa terlihat banyak karena kita melaksanakan persidangan sekitar 246 perkara. Itu terdiri dari gugatan maupun permohonan," kata Suharja di saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, yang paling banyak itu antrean sidang kurang lebih 246 terdiri dari penggugat, ditambah tergugat, dan ditambah saksi. Untuk pendaftaran sebenarnya tidak dibatasi tapi karena persoalan waktu terkadang  tidak bisa menyelesaikan semuanya karena tersambung dengan lembaga perbankan untuk pendaftarannya. 

"Coba dikalikan saja 264 kali 4 maka sudah ada 800 orang lebih. Saya dapat informasi dari posbakum itu ada 80 orang yang daftar, 40 pendaftar melakukan sidang hari itu juga sedangkan sisanya itu semacam waiting list untuk besok," ujarnya.

Suharja mengungkapkan, terkait dengan produk pengadilan berupa akta cerai, salinan putusan, untuk dispensasi nikah, itu tadi sudah melayani sekitar 80 perkara terdiri dari penggugat, tergugat, pemohon 

"Jadi bisa dihitung angkanya, itu kalau pagi seperti apaa, orang membludak sampai antreannya seperti itu," ujarnya.

Suharja melanjutkan, pagi tadi terdapat tiga tempat antrean jadi antrian sidang terdapat antrean sendiri, antrian untuk produk pelayanan tersendiri dan antrian posbakum tersendiri. 

"Jadi kami kewalahannya seperti itu, sebenarnya sistemnya tepat, tapi yang daftar banyak dan yang datang juga banyak. Sementara tempat ini juga terdiri dari pusat pelayanan satu pintu, tapi kapasitas tempatnya cuma untuk beberapa orang saja," katanya.

Menurut Suharja, banyaknyak perkara yang ditangani PA Soreang karena wilayah Kabupaten Bandung ini luas dan banyak.

"Wilayah yuridiksi Pengadilan Agama Soreang terdiri dari 31 kecamatan. Satu kecamatan saja di Kabupaten Bandung itu banyak sekali warganya, belum lagi 31 kecamatan," ujarnya.

Suharja menjelaskan, untuk ruang sidang PA Soreang sebenarnya telah memadai. Kekurangan saat ini adalah ruang tunggu karena saat ini juga harus menerapkan protokol kesehatan jaga jarak.

"Lahan parkir juga memang kami masih kurang. Makanya sampai banyak kendaraan parkir di tepi jalan. Sebenarnya kami sudah melarang agar tidak parkir di jalan, karena berbahaya itu jalur cepat. Kami juga berharap ada perluasan lahan parkir ke belakang," katanya. (Dani R Nugraha)