Tangani Covid-19, Pemkot Bogor Jalin Kerja Sama dengan Balitbangtan

Tangani Covid-19, Pemkot Bogor Jalin Kerja Sama dengan Balitbangtan
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Pemkot Bogor kembali menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, kerja sama yang dijalin yakni di bidang penanganan Covid-19. Sebab, Balitbangtan memiliki fasilitas laboratorium mumpuni untuk uji lab spesimen Covid-19.

Sementara itu, Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry menegaskan kerja sama lanjutan dengan Pemkot Bogor di bidang penanganan Covid-19 yakni uji lab spesimen Covid-19.

Dia menyebutkan, Balitbangtan memiliki 10 pusat riset penelitian yang membawahi semua peneliti pertanian, mulai dari pangan, perkebunan,  peternakan dan lainnya.

"Balitbangtan ini termasuk lab ke-7 nasional untuk menguji spesimen Covid-19. Kita ingin melanjutkan itu sehingga paling tidak Balitbangtan berkontribusi juga terhadap penanganan Covid-19 khususnya di Kota Bogor meskipun sampelnya bukan dari Bogor saja, ada dari seluruh Indonesia. Tapi kita utamakan dari Kota Bogor," kata Djufry di kantor Balitvet Kota Bogor, Selasa (25/8/2020).

Dia mengakui, saat ini pihaknya sedang mengembangkan kit atau alat uji untuk mengurangi risiko penularan penyebaran Covid-19 yang ada di Indonesia.

"Kalau labnya sudah berjalan, kami punya laboratorium Biosafety Level (BSL) 3 atau termasuk level tertinggi kalau standar lab di dunia dan itu hanya ada tiga di Indonesia yang punya lab itu, beberapa vaksin dihasilkan dari sini," terangnya.

Djufry menegaskan, sebelum ada pandemi Covid-19, Balitbangtan sudah biasa melakukan penelitian terkait dengan Corona, seperti Alfa Corona, Beta Corona, Gama Corona, Delta Corona.

"SARS-CoV 19 itu bagian dari Beta Corona," katanya. (Rizki Mauludi)