OTK Melakukan Penembakan Membabi Buta di Bandung, Satu Orang Luka

OTK Melakukan Penembakan Membabi Buta di Bandung, Satu Orang Luka
istimewa

INILAH, Bandung - Sekelompok orang tidak dikenal (OTK) melakukan penembakan di kawasan Dipatiukur, Kota Bandung, Senin (24/8/2020) malam. Kejadian tersebut, mengakibatkan korban penembakan mengalami luka di bagian hidung.

Melaluai akun instagramnya @yoganovann, Korban penembakan, Yoga Novan (22) mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat dirinya dan teman-temannya hendak pulang dari warung angkringan di kawasan Dipatiukur, Kota Bandung.

Namun, tiba-tiba Yoga dan temannya dihadang oleh sebuah motor dan menodongkan sebuah pistol kearahnya. Korban pun sempat kebingungan dengan kejadian tersebut dan berusaha menanyakan kepada pelaku.

"Dihadang oleh laki laki memakai motor N-max abu abu dengan menodongkan pistol berwarna hitam/hand gun, saya berhenti dan bertanya 'ada apa'," ucap Yoga dalam instastory pada akun instagramnya.

Alih-alih mendapatkan jawaban, Yoga malah dihampiri teman pelaku dan mendapatkan pukulan keras menggunakan pistol ke kepalanya. Akibatnya, kepala Yoga pun bengkak dan mengeluarkan darah.

"Tiba-tiba teman nya (pelaku) yang memakai beat hitam dan memakai baju merah maroon datang menghapiri saya, membawa senjata handgun memukul kan pistol nya ke kepala saya hingga kepala saya benjol benjol dan berdarah," ujar Yoga.

Yoga mengungkapkan, dirinya sempat berupaya melawan keempat pelaku. Namun, karena jumlahnya tidak sebanding, Dia dan temannya pun kewalahan saat membela diri.

"Saat itu kita melawan ke empat nya, saat saya sedang berusaha membela diri, saya melihat teman qataz (nama) sedang di pegangin oleh satu orang dan kening nya di todong pucuk senjata. Saya langsung lari menyelamatkan teman saya, saya pegang tangan yg mau menembak," ungkap Yoga.

"Tapi sialnya teman yang satu nya menembak saya saat saya lengah, tepat di bagian muka bawah mata dan pinggir hidung, jarak nya kurang dari 5CM menyebabkan saya hilang kendali," sambungnya.

Yoga menambahkan, alih-alih berhenti menembak, pelaku malah menembakan beberapa kali pistolnya ke arahnya, dengan cara membabi buta.

"Saya pun berbalik badan dan mencari teman sambil saya di tembaki beberapa kali di bagian punggung dan kaki. Saat saya kembali lagi mereka (pelaku) sudah kabur," tutur Yoga.

Sementara itu, Kapolsek Coblong Kompol Hendra Virmanto membenarkan adanya dugaan peristiwa tersebut.

"Iya benar (dugaan) jam 22.30 WIB," ucap Hendra ketika dikonfirmasi, Selasa (25/8/2020).

Namun, Hendra menambahkan korban yang diketahui bernama Yoga belum melapor ke polisi atas peristiwa yang dialaminya. Dugaan sementara, korban ditembak pelaku dengan menggunakan senjata jenis air softgun. Polisi mengimbau korban agar segera membuat laporan. Korban mengalami luka tepatnya di bagian dekat hidung.

"Sementara ini korbannya gak ngelapor, gak bikin laporan. Jadi kita mau tindak lanjuti juga bingung kejadiannya gimana juga. Korban sudah didatangi, atas nama Yoga, cuma dari pihak korban belum bikin laporan," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)