Balon Cawabup Bandung Dony Mulyawan Kurnia Segera Disidangkan

Balon Cawabup Bandung Dony Mulyawan Kurnia Segera Disidangkan

INILAH, Bandung - Bakal calon (Balon) wakil bupati Bandung yang juga wakil Ketua Kadin Jabar Dony Mulyana Kurnia segera menjalani sidang perdana kasus dugaan tindak pidana UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Berkasnya sudah dilimpahkan Kejati Jabar ke PN Klas 1A Bandung, Selasa (25/8/2020) dan sudah diregister dengan nomor perkara 753/Pid.Sus/2020/PN Bdg. 

Panmud Pidana PN Bandung Deny Saptana membenarkan berkas atas nama Dony Mulyawan Kurnia sudah dilimpahkan. Bahkan, majelis hakim yang memimpin persidangan sudah ditunjuk. 

"Yang bakal mimpin persidangan Deni Arsan, jadwal sidangnya kemungkinan Kamis depan atau 3 September 2020," katanya kepada wartawan di PN Bandung, Jalan RE Martadinata, Rabu (26/8/2020). 

Ia mengungkapkan, lantaran berkas sudah dilimpahkan status tahanan Doni Mulyawan sekarang menjadi tahanan titipan hakim. Sidang kemungkinan berlangsung secara Vicon, dan yang bersangkutan ditahan Rutan Polda Jabar. 

Seperti diketahui, kasus ini berawal saat Dony dikeluarkan dari kepengurusan Kadin Jabar. Atas keputusan itu, Dony bereaksi dengan menulis serangkaian kalimat di grup percakapan singkat (WA) Kadin Jabar.

Isinya, Ketua Kadin Jabar Tatan Pria Sudjana memberikan cek kosong pada pengurus Kadin Daerah. Lalu, Dony menulis bahwa aset milik Tatan Pria Sudjana hendak dilelang karena utang ke bank.

Pelaporan Dony tercatat dalam laporan polisi nomor LP/B/77/1/Jabar 23 Januari.‎ Buktinya berupa tangkapan layar pesan Dony. Dalam penyidikan Polda Jabar, Dony tidak ditahan. Dony dijerat Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3 atau Pasal 45 a ayat 2 UU ITE. (Ahmad Sayuti)