Karawitan Meringankan Kegiatan Belajar Mengajar Mahasiswa

Karawitan Meringankan Kegiatan Belajar Mengajar Mahasiswa
Kegiatan Unit Karawitan Mahasiswa UPI. (antara)

INILAH, Bandung - Unit Karawitan Mahasiswa UPI bukan hanya sekadar UKM biasa, organisasi kemahasiswaan ini hadir untuk membantu mata kuliah yang mereka pelajari.

Bukan UKM namanya jika tak banyak digandrungi oleh mahasiswa. Organisasi kemahasiswaan yang ada di lingkungan kampus ini, selalu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap mahasiswa di kampusnya masing-masing.

Hal ini pun terlihat di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kampus yang banyak melahirkan guru muda dan profesional ini, hampir sebagian mahasiswanya aktif di UKM.

Salah satu UKM yang ada di kampus UPI adalah Unit Karawitan Mahasiswa. Kegiatan ekstra mahasiswa ini berada di bawah naungan Fakultas Pendidikan Seni & Desain (FPSD) jurusan Seni Musik UPI.

Ketua Unit Karawitan Mahasiswa UPI, Romadoni mengatakan, tujuan keberadaan unit karawitan mahasiswa yang ada di fakultasnya ini adalah untuk meringankan kegiatan mahasiswa dalam kegiatan belajar mengajar.

Mengingat para mahasiswa ini konsen terhadap disiplin ilmu seni musik, maka keberadaan organisasi ini dinilai sangat membantu mereka untuk mendapatkan ilmu tambahan di luar mata kuliahnya.

Di organisasi ini lanjut dia, mahasiswa bisa mengenal lebih jauh tentang musik tradisional Sunda. Tak hanya itu, mereka juga bisa berbagi ilmu tentang seni kebudayaan yang saat ini sudah mulai terkikis oleh perubahan zaman.

"Di jurusan kami, memang ada mata kuliah yang berhubungan dengan UKM ini. Jadi UKM ini sangat penting bagi kami," kata Romadoni, Jumat (28/8/2020).

Dia menjelaskan, untuk menambah kemampuan serta wawasan bagi para anggota unit karawitan mahasiswa, organisasi ini mengajarkan banyak hal kepada mahasiswanya terkait seni karawitan itu sendiri.

Misalnya, secara serentak mereka belajar memainkan alat musik gamelan. Tidak hanya itu, mereka juga belajar alat musik lainnya yang mereka pilih sendiri. Misalnya, belajar kendang, kacapi, suling, dan lainnya. Kegiatan ini rutin dilaksanakan di lingkungan kampusnya yang dipandu langsung oleh pelatih khusus. "Kadang kita juga suka menghadirkan dosen atau alumni untuk mengajarkannya," ujarnya.

Dia menambahkan, selain latihan, unit karawitan mahasiswa UPI, kerap kali mengisi beberapa acara yang ada di lingkungan kampusnya. Misalnya, mengisi acara wisuda, menyambut tamu-tamu UPI dan lainnya.

Dia menilai, keberadaan UKM ini disambut baik oleh sebagian mahasiswanya. Terbukti, setiap tahunnya UKM ini selalu menjadi pilihan mahasiswa untuk menambah wawasannya terkait seni musik itu sendiri. "Saat ini anggota kami ada 30 mahasiswa," singkatnya.

Sebagai seorang mahasiswa seni musik, dia berharap keberadaan UKM ini bisa mendorong mahasiswa untuk mau belajar dan peduli lagi terhadap seni tradisional yang ada di tanah Pasundan ini. Selain itu, bisa benar-benar bermanfaat bagi mahasiswanya. "Semoga anggotanya juga lebih banyak," tambahnya. (okky adiana)