DPRD Kota Bogor Perjuangkan Perda Lahan TPU dan Santunan Kematian 

DPRD Kota Bogor Perjuangkan Perda Lahan TPU dan Santunan Kematian 
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) sepakat akan melahirkan Perda yang mengatur perihal lahan untuk fasilitas tempat pemakaman umum (TPU). Diketahui, Perda ini muncul dari inisiatif DPRD Kota Bogor, karena banyak aduan ataupun keluhan dari masyarakat perihal fasilitas untuk TPU.

"Kami sepakat akan ada perda yang mengatur lahan sebagai fasilitas TPU, yang betul-betul pro rakyat dan memang itu dibutuhkan di wilayah hukum Kota Bogor, paling cepat tahun ini," ujar anggota  DPRD Kota Bogor Atty Somaddikarya, Minggu (30/8/2020).

Dia melanjutkan, Perda tersebut nantinya akan menjadi payung hukum yang menunjukan rasa kepedulian tinggi dimana akan ada santunan bagi keluarga yang berduka.

"Nanti salah satu poinnya ada santunan bagi keluarga duka yang memang masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau warga miskin (gakin)," tuturnya.

Atty menerangkan, soal anggraran akan dianggarkan dari APBD Kota Bogor yang sudah mencapai Rp2 triliun. Besaran nominalnya disesuakkan dengan ketersediaan dan kemampuan APBD. Sebab, tahun 2020 ini sudah mencapai lebih dari Rp2 triliun.

"Saya berharap, lahirnya perda tersebut akan memberi banyak manfaat dan mengurangi beban keluarga yang tengah berduka," terang politisi PDI Perjuangan Kota Bogor ini.

Sementara itu, Kabag Hukum an HAM Pemkot Bogor Alma Wiranta menyebutkan DPRD Kota Bogor melalui Bapemperda telah mengusulkan inisiatif Raperda santunan kematian yang telah diagendakan dibahas pada masa sidang kesatu.

"Dan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Bogor dan Bapemperda tentang perubahan Propemperda tahun sidang 2020 telah ditandatangani bersama pada 26 Agustus 2020," ucapnya. (Rizki Mauludi)