Bintang FTV Ricky BM Mantap Jualan Kripik

Bintang FTV Ricky BM Mantap Jualan Kripik
istimewa

Pandemi COVID-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia membawa dampak besar bagi semua sektor, terlebih perekonomian. Akibatnya, banyak masyarakat yang beralih profesi menjadi wirausaha di tengah pandemi demi bertahan hidup.

Hal itu juga dialami oleh Ricky BM. Bintang film televisi (FTV) ini banting stir berjualan kripik yang merupakan usaha milik keluarganya. Pria 31 tahun ini rupanya sudah memulai jualan kripik saat duduk di bangku SMA. Bahan bakunya sederhana, terigu, telur, garam dan merica, lalu diberinya nama Kripik Moring Bagja.

"Saya masih ingat jualan kripik itu awalnya pas SMA di Cimahi, saya jualan kripiknya dari rumah ke rumah dengan perjuangan," kata Ricky, dalam keterangannya, baru-baru ini.
Perjuangan Ricky untuk bisa mencapai sukses seperti sekarang tidak lantas berjalan mulus begitu saja. Menurutnya semua butuh proses.

"Perjuangan saya enggak jauh beda dari kisah di sinetron. Selepas SMA masih jualan kripik, dulu naik motor, keripiknya di taruh di keranjang gitu, lalu jualan dari rumah ke rumah. Terkadang, kehujanan, kebasahan juga keripiknya, melempem. Apapun usaha yang kita lakukan ada risikonya dan pastinya harus melalui perjuangan," ungkap Ricky.
Bahkan, Ricky tak keberatan jualan dari pintu ke pintu, dari mulut ke mulut. Padahal almarhum ayahnya juga punya usaha toko besi. "Mau usaha sendiri, harus ulet, mau melakukan segala sesuatunya sendiri. Kebetulan saya senang melakukan ini semua, dan dari sini saya jusrtu banyak belajar" ujarnya.

Sukses dengan bisnis kripik, dia kemudian belajar buka usaha gunting rambut atau barbershop. Menurutnya, proses hidup tak luput dari belajar. Itu kalau mau sukses, ya. Kalau mau enak-enakkan saja, pastinya enggak akan pernah maju.
Kini, dalam sebulan Ricky bisa mendapat omset 30 juta rupiah per bulan dari usaha kripik dan barbershop-nya. Disamping berjualan, Ricky juga punya visi membantu sesama maupun keluarga.

"Saya ingin mensejahterakan warga Sumedang. Ya dengan membuka beberapa tempat usaha lagi, saya ingin bisa memberikan lapangan pekerjaan seluas-luasnya kepada masyarakat. Membantu mereka yang butuh pekerjaan dan yang mau belajar,"

"Kuncinya harus konsisten, rajin, dan tahan banting," tandasnya. (inilah.com)