Selain Santunan, PT PPE Ajak Anak Yatim Piatu Study Tour

Selain Santunan, PT PPE Ajak Anak Yatim Piatu Study Tour
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Menyambut Hari Lebaran Anak Yatim Piatu setiap 10 Muharram, PT Prayoga Pertambangan Energi (PPE) memberikan santunan. Tak hanya itu, BUMD Kabupaten Bogor itu pun mengajak anak-anak yatim piatu mengenal alat produksi aspal.

"Hari ini 20 puluh orang anak yatim piatu warga Desa Citaringgul, Babakan Madang selain diberikan santunan juga kami perkenalkan alat-alat berat, asphalt mixing plant (AMP) dan lainnya. Tujuan study tour ini agar mereka mengerti bagaimana aspal itu diproduksi," kata Direktur PT PPE Agus Setiawan kepada wartawan, (1/9/2020).

Dia menambahkan, kepada puluhan anak yatim piatu itu dirinya memberikan motivasi untuk terus sekolah hingga jenjang pendidikan tertinggi.

"Kalian di masa depan bisa kok kerja di PT PPE asalkan punya kemampuan di manajemen, teknik mesin atau bisa juga menjadi sopir truk atau alat-alat besar. Selain itu, kalau masih di era kepemimpinan saya maka kalian juga harus mengaji," tambahnya.

Agus menuturkan, jika perusahaan daerah yang dikelolanya terus mendapatkan keuntungan maka dia berjanji akan memperluas jangkauan  santunan anak yatim piatu ke desa atau kecamatan terdekat.

"Saat ini PT PPE kan kondisi keuangannya semakin membaik dari awalnya terpuruk. Jika keuntungan kami semakin membesar maka kami akan menambah atau memperluas santunan kepada anak-anak yatim piatu baik itu ke desa maupun kecamatan sekitar," tutur Agus.

Sementara itu, Sekcam Babakan Madang Dwi Asih Rachmawati bersyukur PT PPE memberikan santunan kepada anak yatim piatu di daerahnya. Dia berharap santunan dari BUMD atau perusahaan swasta bisa menambah angka rata-rata lama sekolah.

"Peran PT PPE dan perusahaan swasta sebagai bapak asuh anak-anak yatim piatu kita harapkan bisa menambahn angka rata-rata lama sekolah, kita tentu tidak berkeinginan mereka putus sekolah baik itu di tingkat SMA, SMP apalagi SD," harap Dwi.

Dia melanjutkan, selain perusahaan tersebut masyarakat sekitar yang tergolong mampu juga bisa ikut menyantuni para anak yatim piatu.

"Menyantuni anak yatim piatu ini kan hadiahnya bisa tinggal satu pintu surga dengan Rosulullah SAW, jadi kita semua harus berlomba-lomba untuk memberikan santunan," lanjutnya. (Reza Zurifwan)