Pemkot Bogor Terapkan Sanksi Denda Pelanggar Jam Malam

Pemkot Bogor Terapkan Sanksi Denda Pelanggar Jam Malam
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor Dedie A Rachim menegaskan, sesuai Perwali Nomor 107/2020 pihaknya tak segan menindak dan memberikan sanksi denda terhadap pelanggar jam malam.

"Kami menduga, para pengusaha restoran dan kafe itu masih menilai kebijakan Kota Bogor hanya sekadar main-main. Kami buktikan akan ada penindakan sanksi denda," kata Dedie, Selasa (1/9/2020).

Dedie mengatakan, kemarin ada peningkatan 30 kasus positif Covid-19 dan angka ini mencetak rekor tertinggi Kota Bogor. Kalau aturan hanya disikapi main-main dan dianggap sepele, maka upaya besar Pemkot Bogor menurunkan tingkat penularan Covid-19 akan sia-sia. Seharusnya semua pihak paham. Sebab, dari kerumunan akan menimbulkan klaster baru. 

"Kami lakukan sosialisasi, pencegahan tapi kalau masih tidak dihiraukan sesuai Perwali Nomor 107/2020 kami lakukan penindakan," tegasnya.

"Tadi malam, di hari pertama kami pakai denda nilai minimum. Tiga rumah makan didenda Rp1 juta dan satu rumah makan didenda Rp3 juta. Kalau besok masih ada yang bandel, kami pertimbangan dengan denda lebih tinggi," paparnya. (Rizki Mauludi)