Persib Prioritaskan Diklat Ketimbang Rekrut Pemain Muda Brasil

Persib Prioritaskan Diklat Ketimbang Rekrut Pemain Muda Brasil
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono memastikan timnya hanya akan merekrut pemain U-20 dari Diklat Persib.

Menurutnya, pemain binaan tim sendiri harus menjadi prioritas ketimbang harus mencari pemain dari luar Persib. Apalagi sampai harus merekrut pemain U-20 dari Brasil.

Setidaknya ada lima pemain asal negeri Samba dengan usia di bawah 20 tahun, ekspansi ke Indonesia. Mereka tersebar di beberapa tim peserta Liga 1 2020 seperti Persija Jakarta, Arema FC, dan Madura United.

"Engga, kita kan mengutamakan bibit lokal kita dari Diklat Persib. Karena kan kita memprioritaskan kepada pemain lokal kita. Kalau enggak rekrut, untuk apa kita punya diklat," ujar Teddy, Rabu (2/9/2020).

Benar saja, saat ini Persib memanggil pemain muda dari Diklat Persib yang berusia dibawah 20 tahun. Totalnya mencapai tiga pemain.

Ketiga pemain itu masing-masing adalah Ardi Maulana yang beroperasi sebagai gelandang, Saiful yang beroperasi sebagai winger dan Ravil Shandyka Putra sebagai striker.

Ketiga pemain itu rencananya akan dipromosikan ke tim senior untuk memenuhi regulasi pemain U-20 di Liga 1 2020.

Sesuai dengan keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB), seluruh tim diharuskan memiliki minimal dua pemain U-20. Bahkan kedua pemain itu diharuskan masuk di daftar susunan pemain di setiap laga meski tidak wajib dimainkan.

Persib sebenarnya sudah memiliki dua pemain U-20, yakni Beckham Putra Nugraha dan Mario Jardel. Namun Beckham kemungkinan besar diproyeksikan untuk timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

Karena itu, diperlukan pemain tambahan U-20 untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Beckham Putra Nugraha apabila benar-benar difokuskan membela timnas Indonesia U-20.

"Jadi, ya memang kita punya Diklat untuk membina bibit-bibit lokal dan Indonesia. Jadi kita pakai," jelas Teddy. (Muhammad Ginanjar)