Dorong Wisata dari Desa, Ini yang Dilakukan Disporaparbud Purwakarta

Dorong Wisata dari Desa, Ini yang Dilakukan Disporaparbud Purwakarta

INILAH, Purwakarta – Sektor pariwisata di Kabupaten Purwakarta, mulai menunjukan perkembangan yang cukup signifikan sejak beberapa tahun ini. Kondisi ini, sebenarnya bisa menjadi peluang masyarakat untuk meningkatkan perekonomian mereka.

Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Irfan Suryana menuturkan, sejauh ini pihaknya terus berupaya mendorong masyarakat yang di wilayahnya terdapat lokasi wisata supaya lebih peka menggali potensi ekonomi.

“Dari wisata, itu akan melahirkan ekonomi kreatif di masyarakat. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat pun dipastikan akan turut meningkat,” ujar Irfan kepada INILAH, Kamis (3/9/2020).

Makanya, menurut dia, potensi-potensi ini harus dikelola dengan maksimal, baik oleh pemerintah desa maupun masyarakat. Adapun tugas jajarannya, dalam hal ini tak lain hanya mendorong supaya lebih berkembang.

“Jika sektor wisata ini bisa dikelola secara maksimal, dipastikan akan berimplikasi terhadap perekonomian warga di desa itu sendiri,” jelas dia.

Adapun upaya yang selama ini telah dilakukannya, kata Irfan, salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan pembinaan langsung ke masyarakat. Dalam sosialisasi ini, masyarakat didorong untuk lebih kreatif. Misalnya, dalam hal pengembangan ekonomi kreatifnya.

Pihaknya mengklaim, sejauh ini jajarannya terus menguatkan komunikasi dengan masyarakat terkait pengembangan wisata tersebut. Yakni melalui program Village Preneurship. Salah satu tujuannya, yakni mensinergikan program pusat, daerah hingga ke tingkat desa dalam hal pemetaan potensi wisata.

Dari sisi promosi wisata pun, sambung dia, pemerintah daerah juga turut menggandeng kelompok penggerak pariwisata (Kompepar) yang ada di wilayah itu. Sampai saat ini, ada sedikitnya delapan Kompepar yang selama ini terlibat dalam pengembangan pariwisata yang ada di Purwakarta.

“Selama ini, mereka (Kompepar) turut membantu mempromosikan pariwisata apa saja yang ada di Purwakarta,” tambah dia.

Irfan pun menyadari, jika peran kompepar ini sangat menunjang bagi pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya. Mereka, tak lain merupakan masyarakat yang ada di sekitar kawasan wisata. Adapun kompepar sendiri dibentuk berdasarkan kebijakan pemerintah. Sehingga, dalam pelaksanaan tugasnya harus memiliki kesamaan sesuai visi misi pemerintah dalam hal pengembangan pariwisata.

Irfan menambahkan, di masa pandemic Covid-19 ini, jajarannya pun turut berjibaku guna meminimalisasi penyebaran virus tersebut. Sejauh ini, pihaknya telah melakukan sosialisasi soal informasi dan antisipasi ke masyarakat terkait wabah virus tersebut.

Termasuk, seluruh pengelola wisata untuk lebih memperhatikan fasilitas kebersihan bagi pengunjungnya. Salah satu caranya, dengan menyiapkan tempat khusus cuci tangan berikut sabun antiseptiknya di beberapa titik lokasi wisata mereka.

“Lokasi wisata, selama ini menjadi tempat berkerumunnya masyarakat. Sehingga, aspek kebersihannya sangat penting guna meminimalisasi penularan penyakit,” pungkasnya (Asep Mulyana)