Gugus Tugas Jabar Imbau Calon Kepala Daerah Tak Undang Massa Besar

Gugus Tugas Jabar Imbau Calon Kepala Daerah Tak Undang Massa Besar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Ridwan Abdul Malik)

INILAH, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau pelaksanaan tahap demi tahap Pilkada Serentak di Jawa Barat dapat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Pasangan calon dan partai politik pun diminta untuk tidak mengundang massa dalam jumlah yang besar dalam proses Pilkada serentak.

"Jadi kalaupun pendaftaran (tahapan dalam pilkada) saya kira semuanya harus memahami yah, perhelatan pilkadanya tidak lazim pada situasi normal, jadi jangan pakai pola pikir seperti bukan Covid-19," ucap pria yang kerap disapa Kang Emil, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-hatta, Kota Bandung, Kamis (3/9/2020).

Emil menyebutkan, ditengah situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, partai politik maupun calon kepala daerah harus mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap tahapan pilkada. Salah satunya, tidak menggelar kegiatan yang bersifat mengundang massa dalam jumlah besar.

"Kalau dulu rame-rame sekarang ga perlu yang penting kan terdaftar, terberitakan, terverifikasi sudah gitu, bahwa rame-rame itu pilihan tidak menguatkan atau melemahkan. Tapi kami dari gugus tugas mengimbau tidka melakukan itu (kampanye atau tahapan Pilkada mengundan massa)," ungkap Emil.

Senada dengan Emil, Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi menegaskan, setiap partai politik atau calon kepala daerah harus menaati protokol kesehatan dalam setiap tahapan pilkada. Pihaknya pun sudah mempersiapkan operasi mantap praja lodaya guna mengamankan proses Pilkada serentak di Jawa Barat.

"Apapun kergiatan dalam pilkada ini saya berharap pada seluruh peserta yang ikut kita harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Rudy menegaskan, pihaknya telah mempersiapkan personelnya dalam rangka pengamanan proses pilkada serentak di Jawa Barat. Namun, Dia tidak menyebutkan detail jumlah personel yang diturunkan.

"Semuanya jumlah personel sudah disiapkan nanti kita kasih semuanya, yang penting semua kegiatan harus sesuai dengan protokol kesehatannya," pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah dan KPU akhirnya sepakat jika Pilkada Serentak 2020 yang asalnya akan digelar 23 September, diundur menjadi 9 Desember 2020. Di Jawa Barat, ada delapan daerah yang akan menggelar pesta demokrasi ini yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok. (Ridwan Abdul Malik)