Kepala BNN Bogor: Narkoba Lebih Berbahaya dari Korupsi dan Radikalisme 

Kepala BNN Bogor: Narkoba Lebih Berbahaya dari Korupsi dan Radikalisme 
Kepala BNN Bogor: Narkoba Lebih Berbahaya dari Korupsi dan Radikalisme 

INILAH, Bogor- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor AKBP Teguh Purwamti memberikan sosialisasi program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) pada 11 Kepala Desa di Kecamatan Nanggung (03/02/2020). 

Dalam Pemaparannya, Kepala BNN Kabupaten Bogor, AKBP Teguh Purwanto, menekankan bahwa narkoba lebih berbahaya dari korupsi dan radikalisme. Hal tersebut dikarenakan narkoba bisa memasuki semua lini masyarakat hingga ke pelosok Desa.

“Jika permasalahan korupsi hanya memasuki lini masyarakat kalangan menengah ke atas saja, radikalisme hanya menyangkut pada satu kelompok tertentu. Sedangkan narkoba bisa masuk semua lini masyarakat. Ini merupakan ancaman serius bagi bangsa kita” ujar AKBP Teguh Purwanto kepada wartawan, Jumat, (4/9).

Pria yang pernah bertugas di Polda Jawa Barat ini menambahkan bahwa dampak penyalahgunaan barkoba sangatlah serius, tidak hanya merusak secara fisik saja, melainkan dapat merusak mental hingga sosial. Di

"Saya berharap kepada pihak kecamatan Nanggung dan 11 Kepala Desa yang berada di Kecamatan Nanggung untuk segera mungkin membentuk Satgas Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Menurutnya, Peran Satgas Bersinar (bersih dari narkoba) sangatlah penting. Satgas Bersinar dapat membantu meringankan tugas BNN dan Kepolisian. Jika aparat memberantas para pengedar saja belum tentu cukup menyelesaikannya. Tetapi jika masyarakat sadar dan waspada pada  peredaran gelap Narkoba, maka para pengedar tidak akan berani memasuki wilayah tersebut," tambahnya 

Teguh menuturkan peran Satgas Bersinar itu menjembatani tugas BNN dan Kepolisian. Apabila ditemukan pengedar silahkan saja laporkan pada BNN atau Aparat Kepolisian. 

"Jika ditemukan ada yang menjadi penyalahguna Narkoba, silahkan rangkul, ajak rehabilitasi di BNN Kabupaten Bogor. Rehabilitasi di BNN itu gratis” Jelas Teguh 

Sementara itu, Sekertaris Kecamatan Nanggung, Sumarsono mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi program P4GN.   Dirinya juga berharap kegiatan ini harus terus berlanjut hingga ke desa-desa, agar masyarakat tahu akan bahaya penyalahgunaan narkoba. 

“Kita tidak boleh terlena di tengah-tengah permasalahan wabah Covid 19 yang belum tuntas, sehingga bahaya lain terabaikan. Untuk itu kita membutuhkan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba. Semoga tidak ada masyarakat Nanggung yang terpapar bahaya narkoba” kata Sumarsono. (Reza Zurifwan/adv)