Awal Masa PSBMK, Dua Lurah Wilayah Bogor Selatan Meninggal

Awal Masa PSBMK, Dua Lurah Wilayah Bogor Selatan Meninggal
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Dua lurahnya di wilayah Kecamatan Bogor Selatan meninggal dunia di tengah status zona merah Covid-19 Kota Bogor. Kedua lurah yang meninggal saat awal pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas (PSBMK) itu yakni Lurah Kertamaya Arief Effendi dan Lurah Rancamaya Yunardhy Anthoni Susantho.

Diketahui, keduanya meninggal dalam waktu yang berdekatan di rumah sakit. Lurah Kertamaya meninggal dunia pada Sabtu (5/9/2020) lalu. Sedangkan, Lurah Rancamaya wafat pada Minggu (6/9/2020) ini sekitar pukul 05.10 WIB. 

Camat Bogor Selatan Hidayatullah membenarkan kabar duka tersebut. Iapun mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya.

"Almarhum memang memiliki riwayat sakit," ujarnya, Minggu (6/9/2020).

Dayat menambahkan, adapun penyebab meninggalnya dua lurah tersebut itu lantaran keduanya sakit. 

Sementara itu, Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengucapkan bela sungkawa kepada dua ASN yang meninggal dunia. Dia juga memastikan kedua lurah tersebut meninggal bukan karena terpapar Covid-19.

"Nah, semalam langsung dibawa ke RSUD dan dicek, itu bukan karena Covid-19," terangnya.

Ade menjelaskan, jadi keduanya dimakamkan secara normal di Tempat Pemakaman Umum (TPU). Namun, untuk Lurah Kertamaya dimakamkan di pemakaman keluarga di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Terpisah, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim menjelaskan Lurah Kertamaya meninggal karena mendapatkan serangan stroke dan Lurah Rancamaya meninggal karena kanker paru-paru.

"Bukan karena Covid-19. Saya melayat ke tempat keduanya disemayamkan," pungkasnya. (Rizki Mauludi)