Irigasi Terhambat, Ratusan Hektare Sawah di Lima Desa Terancam Tak Bisa Mulai Tanam

Irigasi Terhambat, Ratusan Hektare Sawah di Lima Desa Terancam Tak Bisa Mulai Tanam
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Ratusan hektare lahan pesawaham di Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung dan sebagian lahan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kekeringan. Padahal, saat ini para petani akan memasuki musim tanam ketiga. 

Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Leuwikuya Amat Rohimat mengatakan, saat ini debit air irigasi Leuwikuya dari aliran Sungai Ciwidey terus menyusut. Irigasi yang dibangun pada 1918 atau pada jaman kolonial Belanda itu kini tak mampu mengairi ratusan hektar sawah di Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung dan sekitar seribuan hektar sawah di sebagian wilayah KBB.

"Irigasi yang masuk wilayah Kutawaringin itu panjangnya sekitar 12 kilometer, selebihnya itu masuk wilayah KBB. Tapi karena musim kemarau, jangankan sampai ke Bandung Barat, dari irigasi Sungai Ciwidey itu paling cuma sampai 4 kilometer saja yang masih terlewati airnya," kata Amat di Soreang, Senin (7/9/2020).

Amat menjelaskan, irigasi Leuwikuya keberadaannya sangat penting bagi para petani di wilayah tersebut. Namun sayangnya, selain kemarau, terus berkurangnya pasokan air ini dipengaruhi oleh kerusakan atau kebocoran tanggul. Irigasi ini mengairi ratusan hektar sawah yang berada di Desa Padasuka, Kutawaringin, Cibodas, Jatisari dan Jelegong. 

Masyarakat di desa-desa tersebut selama ini memanfaatkan air dari irigasi Leuwikuya tak hanya untuk mengairi sawah saja. Namun mereka juga memanfaatkannya untuk keperluan sehari-hari seperti mencuci, mandi, dan lainnya.

"Irigasi ini sangat vital untuk kami para petani. Sayangnya dari dulu jarang sekali ada pemeliharaan atau perbaikan, banyak yang bocor dan sedimentasinya parah. Adapun perbaikan yah swadaya saja oleh para petani pakai rucuk bambu dan karung berisi tanahh. Jadi wajar saja kalau musim kemarau penyusutan air sangat cepat," ujarnya.

Amat mengkhawatirkan, jika kemarau tahun ini terjadi lebih lama, ribuan hektare sawah di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ini akan kekeringan. Karena, sumber air satu-satunya untuk pesawahan di daerah tersebut. Hanya mengandalkan irigasi Leuwikuya. (Dani R Nugraha)