Pembangunan Kios di Rest Area Puncak Segera Dibangun, Ini Harapan Warga Tugu Selatan

Pembangunan Kios di Rest Area Puncak Segera Dibangun, Ini Harapan Warga Tugu Selatan
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cisarua - Pembangunan 516 kios plus masjid, menara pandang maupun fasilitas sosial maupun umum lain di Rest Area PKL Puncak akan segera dimulai. Pemerintahan Desa Tugu Selatan pun mengharapkan agar penyedia jasa mengakomodir kepentingan masyarakat setempat.

Proyek pembangunan Rest Area PKL Puncak ini sejak 2017 direncanakan. Namun, baru mulai terealisasi pada 2019 lalu dengan pekerjaan cut and fill berikut pengaspalan jalan.

"Hari ini PT Subota International Contractor selaku kontraktor pelaksana meminta petunjuk kepada Pemdes Tugu Selatan, saya selaku Kepala Desa Tugu Selatan pun meminta mereka mengakomodir kepentingan masyarakat setempat agar tidak ada konflik," kata Kades Tugu Selatan Eko Windiana kepada wartawan, Senin (7/9/2020).

Pria yang baru 8 bulan menjabat sebagai Kades ini menerangkan contoh kepentingan masyarakat yang harus diperhatikan penyedia jasa atau kontraktor pelaksana adalah tidak rusaknya mata air warga.

"Warga RW 01, 02, 04, 05, 06 dan 08 meminta agar sumber air warga jangan terganggu baik terutama disaat proses pembangunan kios, masjid, menara pandang dan lainnya. Kami juga berkeinginan dampak banjir seperti sebelumnya dan adanya penyerapan tenaga kerja dari warga Desa Tugu Selatan," terangnya.

Eko menuturkan secara umum, masyarakatnya menyambut baik proyek pembangunan Rest Area PKL Puncak, apalagi banyak juga warganya yang menjadi PKL di Kawasan Puncak.

"Masyarakat terutama yang mencari nafkah hidup sebagai PKL kan memang sejak Tahun 2017 menunggu pembangunan Rest Area PKL Puncak ini, apalagi mereka yang sudah terdata dan terkena penggusuran. Semoga proyek ini bisa tuntas di akhir Tahun 2020 ini," tutur Eko.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Nuradi membenarkan proyek pembanguan kios di Rest Area PKL Puncak akan segera dimulai. Ia menjelaskan  setelah tuntas terbangun, maka 516 kios  akan diserahkan tanpa biaya kepada ratusan PKL.

"Pembangunan Rest Area PKL Puncak ini dalam rangka penataan PKL dan juga demi keamanan ratusan PKL Puncak karena dilokasi usaha mereka sebelumnya rawan akan bencana alam tanah longsor maupun kecelakaan lalu lintas. Tempat mereka usaha sebelumnya juga akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan dibangunkan trotoar hingga nantinya wisatawan nantinya bisa berjalan-jalan di trotoar tersebut tanpa khawatir tersenggol kendaraan bermotor," jelas Nuradi. (Reza Zurifwan)