Asyiknya Belajar Kabaret Bersama UKM Les Enfants Unpad

Asyiknya Belajar Kabaret Bersama UKM Les Enfants Unpad
istimewa

INILAH, Bandung - Di UKM Les Enfants Sastra Prancis Unpad, mahasiswa bisa belajar cara berorganisasi dan bersosialisasi di ruang lingkup kampusnya itu.

Seluruh anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Les Enfants yang artinya anak-anak akan berlatih dan berdiskusi selama satu kali. Tempat yang mereka pilih pun tak jauh dari lingkungan kampus mereka, yakni di Himpunan Mahasiswa (HIMA) Sastra Prancis, Universitas Padjadjaran (Unpad).

Di tempat itu, mereka akan mendiskusikan seputar kabaret, mulai dari persiapan lagu-lagu yang akan digunakan dalam penampilan kabaret, latihan gerak dan menyesuaikan dengan lagu yang akan di pakai dan hal lainnya tentang komponen kabaret.

Ketertarikan mahasiswa Sastra Prancis Unpad terhadap kesenian kabaret ini, memang terbilang cukup tinggi, tengok saja setiap kali berkumpul, mereka dengan antusias untuk mengikuti sesi latihan dan diskusi tentang kabaret ini.

"Sejauh ini ketertarikan mahasiswa terhadap kabaret cukup baik. Kalau saya lihat mereka itu selalu semangat kalau latihan. Kalau tampil biasanya ada sekitar 15-20 mahasiswa," ujar Ketua UKM Kabaret Les Enfants Febriyani Nur Farihah, Selasa (8/9/2020).

Dia mengatakan, UKM yang didirkan pada 2006 ini kerap tampil di beberapa acara yang ada di kampusnya itu, seperti penyambutan mahasiswa baru, Padjajaran Education Festival dan beberapa acara lainnya.

"Tema yang kita angkat biasanya, kita munculkan yang sedang terkenal di kalanagan masyarakat. Biasanya sih, tentang cerita-cerita daerah atau film," ucapnya.

Keberadaan UKM Kabaret Les Enfants di tengah-tengah mahasiswa Sastra Perancis Unpad ini, tentu saja bukan sekadar wadah untuk bersenang-senang atau kumpul saja.

Jika melihat lebih jauh, keberadaan UKM ini secara tidak langsung mengajarkan kepada para anggotanya untuk belajar mengasah softskill mereka. Tidak hanya itu, mereka juga bisa belajar bersama-sama tentang kabaret, belajar cara mengkolaborasikan lagu, membuat properti, mengasah kreativitas mahasiswa dan tentunya mereka bisa belajar berorganisasi juga.

"Banyak kok, hal positif yang bisa di ambil oleh mahasiswa di UKM ini. Kalau jumlah anggota perangkatan sekitar 20 mahasiswa. Kalau latihan biasanya sekitar dua atau tiga jam, kalau sudah mendekati hari H, kita lebih sering lagi latihannya," paparnya.

Soal kendala, mahasiswa Unpad asal Jakarta ini mengungkapkan, tak ada kendala yang begitu berarti di UKM yang sudah berusia hampir 10 tahun ini, hanya saja masalah waktu untuk belatih yang harus terus di perbaiki.

"Paling hanya masalah waktu saja. Kita gak ada pelatih khusus, tapi kita ada dari alumni, saling belajar aja. Tahapan untuk menggarap kabaret itu biasanya, bikin naskah cerita, habis itu masukan lagu, kalau tampil biasanya 15 menit," ucapnya.

Dia berharap, dengan adanya UKM Les Enfants ini bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi para anggotanya, selain itu UKM ini juga di harapkan selalu ada dan tetap tampil maksimal saat berlatih ataupun pentas. Sementara untuk mahasiswanya sendiri, di karenakan UKM ini anggotanya tidak begitu banyak, maka ia berharap selalu ada generasi penerusnya dan bisa menghibur orang lain.

"Semoaga UKM ini selalu ada, mau ada job atau gak tetap ada UKM nya. Jangan sombong, tetap eksis, selalu belajar dan selalu ada perubahan," pungkasnya. (Okky Adiana)