Menampung, Menyalurkan, Serta Meningkatkan Peran Serta Mahasiswa

Menampung, Menyalurkan, Serta Meningkatkan Peran Serta Mahasiswa
UKM SBSM STKS Bandung. (okky adiana)

INILAH, Bandung - Salah satu tujuan UKM SBSM STKS Bandung adalah, menampung, menyalurkan, serta meningkatkan peran serta Mahasiswa STKS Bandung dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya Dharma Pengabdian Masyarakat.

Satuan Bhakti Sosial Mahasiswa (SBSM) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di kampus Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung.

Hadirnya organisasi kemahasiswaan ini, sebagai wadah/sarana mahasiswa STKS Bandung untuk merealisasikan dan mengaplikasikan ilmu Pekerjaan Sosial (Peksos), terutama pada setting kebecanaan dan pengungsi.

"Ya, jadi UKM SBSM ini bergerak di bidang kemanusiaan dan pengabdian masyarakat," kata Ketua SBSM STKS Bandung, Fera Yunira, Rabu (9/9/2020).

Dia mengatakan, SBSM memiliki sejumlah kegiatan rutin. Mulai dari kebencanaan, kepalangmerahan serta kepecintaalaman. Kegiatan kebencanaan misalnya, para mahasiswa ini sering terjun langsung ke bencana, baik bencana alam maupun bencana sosial, dan melakukan layanan dukungan psikososial bagi penyintas di bencana.

Sementara untuk kepalangmerahan, SBSM memiliki relasi kerja dengan Universitas, baik di kota Bandung maupun di luar Kota Bandung, yaitu dipercayai sebagai tim kesehatan. Tercatat lebih dari 10 universitas yang sudah memiliki kerja sama dengan SBSM dalam hal timkes.

"Selain Timkes di bidang kepalangmerahan sendiri, SBSM sering melakukan kegiatan Donor Darah yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali," ucap Fera

Kegiatan terakhir adalah, kepecintaalaman. Berbeda dengan kegiatan lainnya, kepecintaalaman ini dibagi lagi ke dalam tiga divisi. Gunung Hutan, Rock Climbing dan divisi Olahraga Arus Deras. "Anggota SBSM juga pernah tercatat  menginjakkan kaki di gunung tertinggi di Indonesia yaitu Gunung Jayawijaya atau Puncak Cartentz," katanya.

Menurutnya, sebagai mahasiswa Peksos, keberadaan UKM SBSM ini tentu saja memberikan manfaat dan dampak yang besar bagi mahasiswanya. SBSM bisa menunjang ilmu pekerjaan sosial. Materi yang disampaikan di dalam kelas bisa langsung di aplikasikan di UKM SBSM ini.

Tidak hanya itu, yang lebih penting kata dia adalah, di UKM ini mahasiswa bisa mendapatkan keluarga kedua di saat mahasiswa jauh dari orang tua. "Karena UKM ini tidak mengenal alumni, sehingga dari angkatan pertama sampai angkatan sekarang ini, mereka adalah anggota SBSM," ujarnya.

Dia berharap, UKM SBSM ini bisa menjadi UKM yang melahirkan anggota anggota yang memiliki jiwa sosial yang tinggi, dan semoga UKM SBSM terus mengembangkan prestasinya, dan yang paling terpenting adalah pantang tugas tak tuntas.

"Semoga SBSM tetap menjaga kekompakan dan jangan sampai terputus tali kekeluargaannya, tetap menjaga nama baik SBSM di mana pun itu berada, cinta, akan kemanusiaan," tambahnya. (okky adiana)